BAB 26: Karena Mereka Keluarga

587 49 9
                                        

BAB 26: Karena Mereka Keluarga

Ryan sudah dipindahkan ke ruangan VVIP. Keadaanya juga sudah membaik hingga Candy dan Salsa diperbolehkan masuk untuk menemani Ryan. Setelah sedikit bertengkar dengan Candy, belum ada satu katapun yang lolos dari bibir Salsa. Gadis itu membungkam seribu bahasa.

Candy melirik Salsa yang masih menatap keluar jendela. Tampak enggan bertemu pandang dengan Candy. Candy akhirnya bangkit, hendak keluar ruangan namun Salsa langsung memanggil dan menghentikan langkahnya.

"Lo mau kemana? Balas dendam? Trus ngebuat kakak sama ayah lo beresin semua masalah yang lo buat abis itu mati bunuh diri? Abis balas dendam lo pikir hidup lo bakal tenang? Lo ga bakal punya siapa-siapa lagi lo tau?" Candy berbalik menatap Salsa yang berdiri menatapnya tajam.

"Gue punya lo" Candy menjawab kecil membohongi Salsa, padahal dia sendiri enggan hidup setelah melakukan semua yang ingin dilakukan. Salsa menggeleng kecil, "Ka Shalman mati gue ga akan bisa hidup. Gue tau lo ngalamin hal berat, gue ga maksud ngehentiin lo gue ga ada hak buat itu. Gue selalu berusaha ada disisi lo tapi-" Salsa menangis dan berlutut.

"Gue ga mau ka Shalman mati, saat semuanya berakhir lo sama gue ga akan bahagia. Lo kehilangan empat keluarga lo sekaligus dan gue kehilangan sosok yang pengen gue liat selalu. Gue sayang lo, gue sayang lebih dari rasa sayang gue sama diri sendiri dan ka Shalman tapi Bie apa ga bisa lo pilih jalan yang bikin kita semua bahagia?" Salsa semakin menunduk dalam.

Menangis dan menangis hanya itu yang mampu Salsa lakukan saat ini. "Lo pernah nanya kenapa gue ga mau lo bales dendam?" Salsa menyeka air matanya dan semakin tersenyum menatap Candy. "Lo cuma ga tau sebesar apa rasa bersalah gue karena seneng bibi pengasuh gue ilang. Bibi yang ngebuat gue ketakutan tiap hari, dia orang yang mati di rumah lo. Mungkin mamah lo ga bilang tapi perbuatan mamah lo itu bikin hidup gue sedikit lebih baik".

Candy semakin dalam menatap Salsa yang masih menangis. "Mungkin lo ga tau tapi dia ngebuat gue jadi pelacur kecil. Beberapa kali dia bawa gue ke tempat aneh dan gue mendapat perlakuan ga senonoh di tempat-tempat itu" Salsa semakin menangis.

"Lo pernah nanya kenapa gue nempelin lo tanpa pamrih?" Salsa mengatur nafasnya yang kian terasa begitu sesak. "Lo salah, gue udah nerima keuntungan. Yang gue lakuin disisi lo itu bayaran dari keuntungan yang gue dapet" Candy menggeleng kecil, bukan ini yang dipikirkannya tentang Salsa.

"Gue ngerasa bersyukur dia mati dan ga ada yang tau satupun. Tapi pas liat berita, gue liat barang bukti, jelas gue inget sama cincin yang dia pake, cincin yang juga jadi rasa sakit buat gue kalo gue ga nurut sama omongan dia. Gue nyoba dateng ke alamat rumah dia yang ga jauh dari rumah lo, dan ga sengaja gue denger semua yang terjadi saat mamah lo ketemuan sama kakak lo di salah satu gang, mamah lo pergi sejak saat itu".

"Sejak saat itu, saat dimana gue tau kesenangan gue bikin orang lain kehilangan. gue pun mulai mendekat sama lo saat lo bebas, tepatnya sejak lo ngulurin tangan, gue jadi pengen semakin deket sama lo" Salsa semakin merunduk, pengakuannya ini mungkin akan membuat Candy membencinya, hal yang paling Salsa takuti.

"Tapi di deket lo, semakin ngerti tentang lo bahkan jadi Sonia buat lo, Rem buat lo gue jadi ngerasa ga bisa berhenti. Gue makin sayang, gue makin serakah dan mau lo baik-baik aja. Mau lo bahagia, rasa sayang gue makin bikin gue sendiri buta dan kewalahan ngadepin diri sendiri" Salsa mengakat kepalanya, kembali menatap Candy yang masih tidak melepas tatapan dari Salsa.

Salsa tersenyum kecil. "Maaf karena bohong tentang beberapa hal sama lo. Gue ga akan ngehentiin lo lagi, gue ga akan rem lo saat emang ga mau gue ada. Gue bisa hidup tanpa ka Shalman meski itu sakit, tapi gue ga akan bisa hidup tanpa lo. Gue sayang sama lo, apapun keputusan yang lo ambil gue bakal tetep ada di sisi lo." Salsa semakin tersenyum meski bibirnya kembali bergetar menahan tangis.

Barbie's BodyguardCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang