Dunia mengalami sedikit perubahan dengan adanya 3 status. Alpha, Beta, Omega. Status yang sudah tertanam dalam diri manusia sejak di dalam rahim, tidak akan bisa di ubah bagaimanapun caranya
"Draco Malfoy is asshole." Harry J. Potter.
"Harry Potter...
Setelah berhari-hari ia di culik ke Manchaster oleh tunangannya, Harry dan Draco sudah tiba di bandara kedatangan Heathrow. Keduanya sudah di jemput oleh supir Narcissa.
"Draco, aku ingin pulang." Kata Harry. Ia merasa kalau mereka akan ke manor lebih dulu.
"Kau lelah?"
Harry mengangguk dan bersandar pada Draco. Kepalanya pusing dan suhu tubuhnya naik, entah heat atau demam.
Draco mengatakan pada supir untuk ke rumah Potter. Dalam perjalan, Draco masih saja sibuk dengan beberapa tugas kantor. Deadline mepet, katanya. Harry juga ingin sibuk melakukan sesuatu seperti Draco, keinginan Harry ialah ia bisa bekerja di kafe atau restoran menjadi pelayan juga tidak masalah tapi kedua orang tuanya menolak hal tersebut. Sebagai gantinya, Harry ditawari pekerjaan di divisi marketing di perusahaan ayahnya namun Harry tidak mau. Untuk sekarang, Harry tak punya kegiatan apa pun, hanya bersantai dan uang bisa masuk ke rekeningnya dengan mudah.
Draco mengelus kepala Harry, ia yang sedikit lagi akan terlelap sudah kembali bangun.
"Sudah sampai." Draco memberitahu.
"Cepat sekali.." Harry sedikit memprotes dan mengumpulkan nyawanya.
Ia tak menyadari kalau Draco sudah keluar dan membuka pintu untuk Harry. Berniat membopongnya sampai masuk rumah atau sampai kamar bila perlu.
"Tidak perlu, Drac." Seperti biasa, Harry menolak.
Draco agak memaksa dan berhasil menggendong Harry seperti koala. Tugasnya hanya sampai depan pintu saja karena Harry meronta ingin turun dan supirnya juga meletakkan koper milik Harry di dekat mereka lalu ia kembali ke mobil.
"Love you," Draco mencium kening Harry lalu bibirnya, "aku akan menelfonmu nanti. Istiharatlah."
"Okay. Love you too dan sampaikan salamku pada ibumu."
Setelah itu, Draco berbalik dan pergi menuju mobilnya. Harry memastikan mobil Draco pergi baru ia masuk ke rumah sembari membawa kopernya.
"Mom, Arry pulang." Harry memberikan salam.
Hanya ARTnya saja yang menyambutnya karena ibunya sedang keluar. Lalu ia pun meminta asisten rumah tangga untuk membongkar isi kopernya dan mengambil baju kotor untuk di cuci karena Harry terlalu lelah untuk melakukannya sendiri.
Harry langsung pergi ke kamarmya yang berada di lantai 2. Ak butuh waktu lama untuknya terlelap ketika tubuhnya sudah berada di kasur yang empuk.
***
Setelah berjam-jam tidur, Harry terbangun dan memilih untuk mandi meskipun jam sudah menunjukkan pukul delapan malam.
Menghidupkan kran air hangat, Harry membawa tubuhnya untuk di guyur air hangat. Rasanya nyaman sekali dan rasa lelahnya agak sedikit berkurang.
Harry berjalan menuruni tangga menuju meja makan, tadi ia melihat jam menunjukkan pukul enam lewat empat puluh lima jadi ia bisa mengikuti makan malam bersama.
Sesaat ia sampai di meja makan, Harry terkejut akan sosok neneknya yang sudah duduk di sana bersama Lily dan James.
"Grandma," Harry berjalan cepat menemuinya dan memberikan pelukan hangat, "aku merindukanmu sekali. Kapan grandma tiba?"
"Tadi sore, ibu mu yang menjemputku di bandara." Jawab Mrs. Potter.
Harry mengambil tempat di sebelah kiri neneknya dan membiarkan Debby mengatur table mannernya.
"Nenek sengaja datang kemari untuk melihatmu menikah."
Harry mengerutkan alisnya, "Tapi pernikahanku masih lama. Mungkin tahun depan."
"Hal itu bisa kita bicarakan setelah makan malam selesai." James menengahi.
Harry melihat ayahnya dan ibunya penuh selidik, seperti ada beberapa hal penting yang terlewat olehnya.
Beruntung sekali untuk Harry, makan malam selesai dalam 15 menit. Ia langsung mengajukan pertanyaan ada apa pada ketiga orang lainnya di meja makan.
"Ini tentang pernikahan mu." Kata James.
"Ada apa?"
"Kedua keluarga sudah sepakat kalau kalian akan menikah di musim panas."
Baca cerita lengkapnya di karyakarsa Vwatson_drarry ya guys, hanya 3.000 rupiah per chapternya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.