14

19 8 0
                                    

"Makasih kak udah mau gue repotin" ucap Raina setelah sampai dirumahnya dan turun dari mobil Stevan

"Sama-sama, gue balik" ujar Stevan

"Hati-hati kak" Raina melambaikan tangan dan dibalas senyuman oleh Stevan

"Jo pulang" Raina memasuki rumah

"Astaga" Raina menjatuhkan tote bagnya dan memegang dadanya terkejut

"Kalian ngapain pada rame-rame disini" Raina menatap sahabat dan sepupu nya yang tengah berkumpul diruang tamu rumahnya

"Raina sayang huhu " Somi berlari memeluk Raina diikuti Winter dan Yuri

"Lo cewek baik,lo cewek kuat yang pernah gue temuin huhu hiks" ujar Yuri

"Kalau mau ngelabrak sibanana ayok gue siap" Winter berucap dengan serius

Raina kebingungan "Kalian kenapa? banana siapa?"

" Harusnya kita yang tanya begitu" seru Somi yang diangguki Winter dan Yuri

"Udah copot dulu ini kasihan Raina engap" Mikha dan Chelsea memisahkan 3 temannya dari Raina

"Raina gue minta maaf atas kelakuan kembaran gue" Yesya berlutut dihadapan Raina

"Kak " seru Raina terkejut dan ikut berlutut kemudian memegang tangan Yesya

"Lo boleh pukul dia semau lo karena itu hal yang pantas buat Harsya dapetin" Yesya menangis

"Kak udah gak papa kok" Raina memeluk Yesya

"Gue malu Rain, malu banget punya kakak kayak dia. Gue malu buat liat lo buat ketemu sama kalian. Tapi kalau gue gak nemuin lo gue pasti nyesel" Yesya menangis sesenggukan

"Berdiri kak" Raina membantu Yesya untuk bangkit

"It's okay kak, bukannya putus suatu hubungan itu hal yang wajar" Raina tersenyum

"Ya kalau putus hubungan nya baik-baik mah gak kenapa-kenapa Jo, ini dia malah main api sama pacar abang lo" David selaku sepupu Raina berucap dengan kesal

"Kakak gak perlu minta maaf buat kesalahan dia, walaupun kakak itu kembarannya dia tapi kan yang berbuat salah bukan kakak jadi gak perlu minta maaf begini sama Rain ya" Raina kembali memeluk Yesya

"Sorry Rain, walaupun maaf gue gak bakal memperbaiki semuanya tapi gue tetep ngerasa bersalah hiks" Yesya melepaskan pelukan Raina dan menyeka air matanya

"Kalian semua tau dari mana soal gue sama dia?"

"Kak Yena,dia yang liat langsung tadi" sahut Chelsea

"Terus kak Yena langsung hubungin kak Sean buat ngasih informasi" sambung Mikha

"Bang Juan mana?" Raina melirik kearah teman-temannya

"Juan lagi sama Yaris Na" sahut Yesya

"Kemana kak?"

"Gue juga gak tau mereka kemana,tapi kata Yaris gak bakal cari ribut kok" jawab Yesya

"Lo tau sendiri abang lo kan gak bakal mau ngotorin tangannya buat mukul orang" ujar David

"Tapi gue gak yakin Vid ntar kalau mereka tetep ribut gimana? Soalnya ini menyangkut Raina" celetuk Lia

"Bang please tolong cariin abang gue ya, gue yak mau dia sampe ribut cuma gara-gara ini" Raina memohon kepada David

"Cuma lo bilang heh?Wajar Juan marah karena adeknya disakitin temennya sendiri" sahut David

"Bang Juan tadi pas denger info dari Kak Sean soal sibanana biasa aja mukanya cuma kaget dikit.Tapi,pas denger nama kak Harsya langsung marah gitu" ucap Somi

RAINATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang