31

20 5 0
                                    

"Jojo pagi-pagi udah minum kopi aja kayak bapak-bapak" tegur Kakeknya

"Om yang udah bapak-bapak gini aja jarang ngopi Jo" sahut Om Wira dari belakang sang Kakek

Raina yang duduk dihalaman mendengar ucapan keduanya hanya mampu tertawa kecil dan mengacungkan dua jari tanda perdamaian

"Pagi itu minum air putih Jo" nasihat sang Om

"Gimana ya Om tapi udah biasa begini" ucap Raina

"Kalau gitu dibiasakan mulai dari sekarang. Kamu sehari minum berapa banyak?" ujar Kakeknya

"3 sampai 4 gelas Opa, kadang juga sampe 5 gelas" Kakeknya pun langsung menyentil jidat mulus Raina

"Aduh" ringis Raina seraya mengelus jidatnya sedangkan Om nya hanya terkekeh

"Makanya nurut kalau dibilangin, gak bagus kebanyakan ngopi mana kamu punya maag kan" ucap Om Wira

"Joanne udah terlalu bebal Wir nanti liat aja pasti masih ngopi lagi" Bunda datang membawa nampan berisi 2 gelas teh hangat

"Potong aja uang jajannya" saran Kakeknya

"Opaaaaaa" rengek Raina dengan mengerucutkan bibirnya

"Nurut kalau gitu" sahut Kakeknya

"Kalau uang jajan aku dipotong berarti uang jajan Abang juga ya?" seru Raina

"Tapi Abang kamu masih tau toleransinya, kamu apa kabar hm cantiknya Bunda" Bunda menarik-narik pipi Raina gemas membuat Om Wira dan Kakek tertawa

"Semuanya ayok masuk kita sarapan dulu" Tante Arin muncul dari dalam

"Eh ini ponakan Aunty kenapa cemberut gitu" Arin menatap bingung pada Raina

"Ini pagi-pagi belum makan malah ngopi" Om Wira yang menjawab

"Ya ampun Jojo sayang dari pada minum kopi mending minum susu" ucap Tante Arin lagi

"Tuh dengerin, mau minta pembelaan dari siapa lagi kamu hm" ujar Bunda


🌼🌼🌼


DORR

David dan Jun mengejutkan Stevan dengan memukul pelan punggungnya. Tapi bukannya terkejut Stevan malah melirik malas pada keduanya

"Gak asik lo mah" David berjalan kembali ketempat duduknya

"Unfriend aja kali ya" monolog Jun

"Tuker tambah sama mobil baru sabi tuh" celetuk Chandra yang baru saja mendudukkan dirinya diatas meja David

"Kalau dicapt ig nya Winter bulan kema nih ya 'masih ada hari esok' disertai foto kebersamaan Winter dan Raina lo tersayang" ucap David yang tak diberi respon apapun oleh Stevan

"Gak bisa ngebayangin hari-hari kedepannya gimana" Jun berujar sambil menatap langit-langit kelas

"Bisa gila kali dia" sahut Chandra

"Yuk bisa yuk semangat yuk Stevan" sambung Chandra lagi

"Dapitt kolor Brad Pitt" Lia menerobos masuk kedalam kelas

"Ngapa lo? Kangen?" jawab David

"Kangen?ewhh tiap hari ketemu lo dirumah yang ada enek gue" ucap Lia sambil menyeret David keluar kelas

"Neng Chellin kok masih berdiri disitu? Nungguin Jun ya" tebak Chandra asal

"Siapa tuh Jun gak kenal gue" ujar Chellin ketus kemudian berjalan menyusul Lia tanpa tau ada Jun yang siap melemparnya dengan buku tapi ditahan oleh Chandra dan Stevan

RAINATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang