{TIGA PULUH LIMA}

190 8 0
                                        

Rumah Arrasya dan Arrasyid sudah kedatangan tamu yang di tunggu-tunggu, siapa lagi kalo bukan Ibu dan ibu mertua nya.
Saat Arrasya memberi tahu mereka tentang kabar baik kehamilan nya, kedua wanita itu langsung sibuk datang kerumah. Membawakan berbagai macam perlengkapan dan juga makanan sehat untuk Arrasya.

Tidak lama Sisil dan Mesya yang juga datang kerumah Arrasya saat tau kabar baik tentang Arrasya. Mereka langsung bergegas ingin menemui Arrasya.

Sisil sudah beberapa kali mengelus perut Arrasya yang masih terlihat datar. Arrasya hanya menarik nafas berat nya ketika sahabat nya bertanya tentang bagaimana rasa nya melakukan"Ehemmm" saat itu.
Pertanyaan yang membuat Arrasya salah tingkah, tidak mungkin kan ia harus menjelaskan tentang itu.

"Gimana Ca, kasih Spoiler dikit dong". Ucap Sisil sambil mencolek dagu Arrasya.

Arrasya memutar kedua bola mata malas. Rasa nya ia ingin sekali Mencabik mulut sahabat nya.
"Gak boleh makanya buruan nikah". Jawab Arrasya dengan ketus

"Jangan minum es terus ya Sya, nanti bayi nya kedinginan". Ucap Yusuf sambil meminum secangkir teh di tangan nya

"Denger tu Ca apa kata Om, entar bayi nya beku kaya sikap Ayah nya". Ucap Mesya dengan terkekeh

Semua nya tertawa mendengar ucapan Mesya, begitu pun Arrasyid Untung saja ia tidak baperan.

Arrasyid hanya diam dan menyimak, ia tidak tau harus merespon bagaimana. Dirinya terasa kaku jika berada di keramaian seperti ini.

Abi yang menepuk pundak Arrasyid, membuat ia menoleh ke arah nya.
"Jagain Arrasya, dia lagi mengandung anak mu". Bisik Abi Ramzi

Arrasyid mengangguk, ia pasti Menjaga Arrasya dengan baik. Dan tidak akan mengampuni siapa pun yang menyakiti Gadis yang sangat ia cintai.

"Asya jangan suka makan Indomie, apa lagi makan pedas". Titah Ibu, dengan menunjuk ke arah Arrasya.

Arrasya mengangguk, ibunya sangat posesif. Tapi gak papa ia sangat menyayangi ibu nya karena itu adalah ibunya.

Ibu memegang perut Arrasya.
"Dengerin Rasyid, jangan jadi istri durhaka."ucap ibu lagi.

"Iya iya ibu". Jawab Arrasya dengan mengangguk.

Arrasyid yang melihat itu merasa gemes dengan tingkah manja Arrasya pada ibu nya. Ingin sekali ia memeluk Arrasya dalam dekapan nya, dan mencium nya dengan puaas.

"Arrasya gini juga gak sama kamu Sid?".Tanya Umi pada Arrasyid, ia juga merasa gemes dengan tingkah kekanakan Arrasya.

"Iya Mi". Jawab Arrasyid

Arrasya menatap tajam Arrasyid dan mengkerut kan kening, kenapa Arrasyid tidak bisa menjaga rahasia. Ia jadi sangat maluu bagaimana jika sahabat nya mengejek nya.

"Manja nya gimana Sid?". Tanya Yusuf ikut penasaran

Sebelum dapat menjawab, Arrasyid sudah lebih dulu mendapat tatapan rasa ingin menerkam dari Arrasya. Jadi ia mengurungkan niat nya untuk memberi tahu. Dari pada Arrasya ngambek dan tidak ingin bicara padanya. ia tidak akan tahan.

Yusuf yang melihat itu hanya tersenyum. Ternyata putri nya sudah manja Kepada suaminya, buka dirinya lagi.




•••
Sabar ya nunggu episode berikutnya:(
Capek uy mikirin alur cerita selanjutnya.
Doain lancar dan semoga cerita nya bisa aku selesaikan secepatnya nya.🤗🥰

MY IMAM IS COOLCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang