Tuduhan

53 84 7
                                        

Terkadang aku ragu, apakah aku yang terlalu mengharapkan mu
Atau kamu yang selalu menyakiti ku
Kamu adalah alasan aku bahagia dan tersiksa dalam waktu yang sama
~Milan~

HAPPY READING

Hari ini adalah hari kedua siswa SMA Garuda kemping, dijadwalkan Kalau hari ini mereka akan pergi  hiking dan menjelajah. Mereka akan pergi ke arah lereng bukit guna menyelusuri air terjun, mengikuti arah petunjuk-petunjuk yang telah dipasang oleh pembina.

Semua anggota kelompok telah bersiap-siap untuk pergi memang mereka harus pergi bersama tim-tim yang telah dibagi.

Tim Milan yang beranggota 8 orang yang terdiri dari cella, Bella, Gladys, Lia, Icha, naya, Wawa, dan Milan sendiri.

Semuanya sudah siap untuk pergi menjelajah dan pada hitungan ketiga oleh pembina semua kelompok mulai mencari petunjuk arah supaya tidak tersesat mereka harus memecahkan sandi dan  menemukan petunjuk arah jalan yang benar.

Tak bisa dipungkiri kalau banyak yang mengeluh dengan perjalanan nya karena harus menempuh pendakian yang terjal, penurunan yang licin dan sungai yang bebatuan tak banyak dari mereka yang menikmati perjalanannya termasuk Milan sendiri.

"Huuuh capek banget sih" keluh milan yang membawa ransel cukup besar di punggungnya.

"Iya nih capek banget" ungkap cella menimpali

"Bagaimana kalau kita istirahat sebentar habis tu kita lanjut lagi" usul Icha

"Iya bener banget tuh cha  kita butuh istirahat" ucap Bella

Dan akhirnya mereka beristirahat di dekat sungai sebelum melanjutkan perjalanan menyelusuri sungai guna mencapai ke tempat air terjun berada
Selang beberapa menit kini mereka harus melanjutkan perjalanan kembali menyusuri sungai yang mempunyai banyak bebatuan.

Di pertengahan jalan mereka bertemu dengan rombongan cowok yang ketuai oleh Arsya seorang cowok yang cukup populer juga di sekolah SMA Garuda.

Milan yang melihat pun berinisiatif  untuk mendekat "kak Arsya rombongan yang lainnya mana?" tanya Milan

"Udah pada duluan Mil katanya mereka akan beristirahat di dekat air terjun" jelas Arsya

Milan hanya mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti

"Gimana kalau kita berangkatnya sama rombongan Arsya aja Mil?" tanya sekaligus saran Gladys

"Ide yang bagus tuh Dys" jawab Icha setuju

"Up to you aja" bales singkat Milan yang mulai duduk di atas batu tak jauh dari Arsya dan rombongannya istirahat

Dan akhirnya mereka pergi bersama-sama

"Nih ransel berat amat sih" di setiap langkah Milan terdengan menggerutu perihal ransel besar yang tersampir di pundaknya, Milan memang pecinta alam dan seseorang adventure  tapi kondisi yang kurang stabil kadang sering membuatnya kerap lelah

"Bell tolongin"  ucap Milan pada bela  sambil menunjukkan mata puppy eyesnya, jurusan yang sering di lakukan Milan ke pada sahabat maupun teman ketika dia menginginkan sesuatu

"Nggak ah berat"  tolak bela

"Dys kita temenan kan tolongin Baa-" 

"NGGAK!!"  ucap Milan terpotong ketika Gladys memotong perkataan nya  penuh penekanan "lagian itu ransel lo bawa aja sendiri" lanjutnya lagi

"Kok Lo tega Banget sih sama gue dys" ucapnya  dengan wajah yang di ubah se sedih mungkin

Arsya yang mendengar keluh Milan pun merasa tak tega dengan gadis yang memiliki sifat humoris tersebut

Love story Alka Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang