Meninju Jaehyun adalah hal yang paling Jungkook inginkan saat ini. Tapi semua itu tidak bisa ia realisasikan karena ada Chaeyoung bersamanya.
Jungkook berhasil menahannya. Dan di sinilah ia berakhir. Duduk tepat di hadapan Jaehyun tanpa berhenti mengirimkan tatapan tajam pada rivalnya.
Chaeyoung hanya menundukkan kepalanya. Suasana menjadi sangat mencekam. Kedua lelaki itu tidak melepaskan pandangan mereka.
Semua ini adalah ide Kim Yerim. Gadis itu malah mengajak mereka bertiga untuk menghabiskan waktu di kedai kecil di dekat sana. Ia memesan tteobokki dan soju, berharap suasana akan mencair.
Tiba-tiba seorang pelayan datang untuk membawa pesanan mereka. Yeri menyambutnya dengan hangat dan senyuman.
"Kamsahabnida." ucapnya membantu pelayan itu meletakkan beberapa botol soju yang terbuka di meja mereka.
Jaehyun memutus pandangan mereka dan beralih menggapai botol soju di hadapannya. Namun, Jungkook telah lebih dulu merebutnya dan meminumnya langsung dari botol. Jaehyun merasa sangat kesal.
Yeri terkekeh. "Bagaimana kabarmu, oppa? Meski berada dalam satu agensi, tetapi aku jarang sekali bertemu denganmu."
"Kabarku sangat baik, Yeri. Bagaimana denganmu, huh?" Jaehyun melirik Jungkook dengan senyuman. "Apa kalian sudah menjadi sepasang kekasih?"
Chaeyoung sontak bergerak tak nyaman saat mendengarnya.
Yeri merasa tersipu. "Ah, anieyo. Kami hanya ingin berjalan-jalan sejenak. Aku dengar kau sedang mempersiapkan album baru."
"Hm. Album baru kami akan dirilis pada bulan Maret nanti." balas Jaehyun.
Jungkook mendengus mendengarnya. "Benarkah?"
Senyum Jaehyun seketika pudar saat Jungkook membuka suaranya.
Lelaki bertindik banyak itu lalu mencondongkan tubuhnya. "Sayang sekali. Grupku juga akan mengeluarkan album baru di bulan Maret. Apa kau tidak takut?"
"Mwo?"
Jungkook kembali meneguk soju di tangannya. "Aku dengar agensimu juga mendaftarkan grupmu untuk nominasi Grammy. Apakah itu berhasil?"
"Jungkook oppa." ucap Yeri sambil menarik lengan baju Jungkook agar lelaki itu berhenti.
"Maaf jika mengatakan ini, Jaehyun. Tapi grupmu harus memenangkan Daesang terlebih dahulu untuk bisa menjadi bagian dari Grammy. Apa kau bahkan pernah memenangkannya?"
"Ya, Jeon Jungkook sunbaenim." kini Chaeyoung yang berusaha menengahi.
Jaehyun tampak mengatur napasnya agar ia bisa menahan emosinya. "Geumanhae, Jungkook."
Jungkook tergelak.
"Wae? Kau bahkan tidak bisa menjawabnya." Jungkook memajukan wajahnya agar bisa berbisik. "Bukankah aku sudah mengatakannya padamu, Jaehyun? Ketahuilah posisimu. Jangan memulai pertikaian ini, karena bagaimanapun juga, kau akan tetap berada di bawah kakiku. Dan aku akan menginjakmu."
Chaeyoung sontak berdiri. Ia tidak bisa lagi mendengar hinaan Jungkook terhadap Jaehyun. "Kau, ikut aku."
Jungkook tidak mendengarnya. Ia masih menatap sengit ke arah Jaehyun.
Chaeyoung menggenggam pergelangan tangan Jungkook. "Aku bilang, ikut aku."
Gadis itu menariknya keluar dari kedai menuju tempat sepi di mana tidak ada seorang pun yang bisa mendengar mereka. Ia melepaskan tangan Jungkook lalu menatapnya tajam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Youphoria
Fiksi Penggemar⚠️KONTEN DEWASA⚠️ Sequel from "Boys Meet Her?" Siapa tidak mengenal Jeon Jungkook? Seorang superstar yang namanya dikenal hampir seluruh orang di dunia Bagaimana pria itu tampil di atas panggung dan mampu menghipnotis setiap pasang mata yang menonto...
