11 🥀 Broadcasting

900 116 6
                                        

•••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



KRINGGGG

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

KRINGGGG

     BEL tanda masuk pun terdengar nyaring, itu adalah bel yang paling anak sekolah hindari, apalagi saat istirahat menuju pelajaran selanjutnya. Istirahat dimana siswa-siswi sibuk bercerita dengan ria juga memakan jajanan dengan khusu harus tersudahi akibat bel masuk berbunyi. Istirahat hanya 10 menit, dan itu waktu yang terasa singkat.

"Masuk Jen" kata Dimas seraya menarik lembut tangan gadis itu untuk masuk ke kelas mereka.

Dimas duduk di bangku pertama, lebih tepatnya di depan meja Roseanne dan Jefri. Awalnya ia berniat duduk dengan Teo, tapi dikarenakan ada Jennie dan alhasil ia lebih memilih Jennie.

Sementara Teo pada akhirnya duduk dengan Taelandra di barisan kedua sesudah meja Ajin dan Jisoo yang duduk di depan.

Pak Dadang selaku walikelas XI MIPA6 pun masuk ke ruangan kelas dengan buku absen dalam dekapannya. Pria paruh baya itu tersenyum menyapa murid-murid tercintanya, yang tentu saja akan menghabiskan waktu selama 6 bulan bersama dengannya.

"Selamat pagi anak-anak" sapanya ramah yang langsung dijawab semangat oleh anak kelas. "Bagaimana liburannya?" tanya pak Dadang dengan tatapan penasarannya akan cerita para muridnya.

"Tidak seru pak" itu Beny yang menjawab. "Mengapa tidak seru?"tanya pak Dadang lebih intens membuat Beny mengerucutkan bibirnya murung, "Tidak ada yang menarik juga tidak pergi ke luar kota" miris Beny.

Pak Dadang mengangguk paham, "Yang lainnya bagaimana?" ia kembali bertanya dengan pertanyaan yang sama. Jeon mengangkat tangannya membuat semua menoleh ke arah pria bergigi kelinci itu, "Liburan terburuk yang pernah saya alami seumur hidup" tuturnya dengan nada parau.

"Mengapa begitu?"

Jeon menghelan nafas kasarnya, pria itu mencoba tersenyum paksa, "Saya putus cinta pak" ujarnya yang langsung disoraki oleh teman sekelasnya.

"Baiklah, kalian sudah kenal saya kan?" semuanya pun mangut-mangut berjamaah. "Saya tidak perlu melakukan perkenalan ulang. Saya akan menjadi Walikelas kalian selama 6 bulan, jadi mohon bantuan untuk kedepannya. Bila ada yang ingin di diskusikan mengenai kelas silahkan hubungi saya. Dan silahkan membuat grup kelas, agar saya bisa meng-share informasi dengan mudah" tuturnya panjang lebar.

HIMPUNAN JONESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang