10 🥀 XI MIPA6

929 114 0
                                        

•••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



     CUACA panas melengkapi upacara bendera hari ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

     CUACA panas melengkapi upacara bendera hari ini. Ya walaupun panas, tapi matahari pagi memberikan vitamin D yang baik untuk tubuh. Terlihat barisan siswa-siswi dari berbagai kelas sudah rapi, dan Dimas yang menjadi pemimpin upacara pun nampak tengah bersiap.

"Upacara bendera, hari senin 3 Januari 2022, akan segera dimulai. Dengan susunan acara sebagai berikut" dan upacara pun dimulai dengan Jisoo sebagai pembawa acaranya.

SSTT

Jimy menyenggol lengan Arseniyo yang berada di sampingnya, "Itu Jisoo kan?" tanyanya memastikan yang langsung dihadiahi lirikan tajam Arseniyo. "Cantik ya" puji Jimy nampak terkagum-kagum menatap wajah sang dewi sekolah.

Iyo menggelengkan kepalanya sabar, ia tak tahu mengapa bisa memiliki sahabat yang notabennya playboy kelas kakap. Kapan sih Jimy tobatnya? Sungguh ia lelah dengan sikapnya yang menyebalkan.

"Lo suka cewe itu?" tanya Tae pada Suho yang berdiri di depannya. Sebenarnya peraturan di sekolah ini tidak berlaku untuk Suho, ya karna bagaimana tidak. Sebagian uang yang mendanai sekolah itu adalah dari keluarga Aldebaran. Jadi ya mau sekolah ataupun tidak, hal itu tidak akan mempengaruhi nilainya.

Maka dari itu, para sahabatnya sangat bersyukur bisa berteman dengan Suho yang kaya dan baik hati. Jangan lupakan fakta kalau Suho itu royal memberikan barang-barang mahal untuk para temannya.

Suho menarik sudut bibirnya tersenyum simpul, "Menarik bukan?" gumamnya yang ditanggapi anggukan Taelandra. Perlu Tae akui memang Jisoo  memang cantik, "Cantik" ujar Tae.

Namun yang ada di hatinya hanyalah Irene seorang, "Tapi gue lebih suka tunangan lo" spontan Suho mengalihkan pandangannya ke belakang. Menatap pria alien itu dengan tatapan yang sulit dideskripsikan, "Rupanya lo belum nyerah ya dapetin Irene" kekehnya dan kembali menghadap ke depan.

"Walaupun harus berantem sama lo, gue siap buat dapetin Irene" tekad Tae membuat Suho tersenyum smirk. "Wah nyali lo gede juga ya bro" celetuknya.

Beny menginjak sepatu Jimy membuat pria bantet itu melayangkan tatapan membunuhnya, "Sakit anjir!" umpatnya membuat Beny cengengesan. Lalu pria imut itu pun berujar, "Gue kagak lihat si Jeon" ujar Beny setelah mengedarkan pandangannya mencari sosok Jeon.

HIMPUNAN JONESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang