21 🥀 Bukan Date

679 64 6
                                        

•••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



      SATU kata yang mewakili situasi saat ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

      SATU kata yang mewakili situasi saat ini. Yaitu sunyi, itulah yang saudari Jennie rasakan saat ini. Suasana yang sunyi layaknya kuburan sangat tidak cocok dengan dirinya, ditambah lagi ia merasa sedikit tidak nyaman dengan pria yang ada di sampingnya ini.

Cukup bosan bagi Jennie, ia bingung harus melakukan apa, sedari tadi tatapannya hanya fokus ke depan memandangi jalan raya. Sementara pria yang duduk di sampingnya ini tengah menyetir mobil dengan fokus.

Sebenarnya banyak yang ingin Jennie tanyakan pada pria itu, seperti 'apakah benar dia melupakan Jennie?' padahal mereka pernah beberapa kali bertemu sebelum pertemuan di sekolah waktu itu. Dan Jennie juga bingung dengan alasan pria itu berbohong.

Ia melirik Teo sekilas lalu memalingkan wajahnya, sampai akhirnya suara bariton itu terdengar, "Kenapa?" nada dinginnya secara tidak sengaja menusuk.

"Enggak" jawab Jennie cepat. Teo menghelan nafas pelan, "Lo mau nanya apa?" kata Teo seolah tahu dengan ekspresi Jennie yang ingin sekali bertanya.

"Lo enggak kenal gue?" tanya Jennie hati-hati seraya menatap wajah pria itu dari samping. Teo melirik Jennie sekilas, tatapannya sulit untuk di deskripsikan dan hal itu membuat Jennie dilanda kebingungan dan belum menemukan titik terang, "Kalau gue inget kenapa? Kalau kagak kenapa?" ujarnya.

Jennie memainkan jari jemari kecilnya, "Ya kalau inget bagus" ujarnya pelan. Teo kembali menghelan nafas beratnya, "Gue tau, Jennie Jessica Jane" katanya membuat kedua bola mata kucing itu melotot kaget.

"Lo enggak bercanda kan?" terkejut Jennie. Teo menggeleng pelan sebagai jawabannya. "Terus kenapa waktu itu gue tanya, lo jawab enggak kenal" bingung Jennie.

Teo nampak diam sejenak sebelum menjawab pertanyaan yang dilontarkan gadis itu, "Yah hanya ingin" acuhnya membuat Jennie menjatuhkan rahangnya. "Cih dasar cowok gila" umpat Jennie pelan.

"Gue denger" seru Teo membuat Jennie menyengir kesal. "Ada yang mau gue tanyain lagi" ujar Jennie pelan. Ia takut kali ini Teo terbebani dengan pertanyaannya. Tapi tetap saja ia sangat penasaran dengan jawaban Teo nanti.

HIMPUNAN JONESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang