The story begin on February 23rd, 2022.
_________________________________________
'𝑆𝑒𝑚𝑜𝑔𝑎 𝑠𝑎𝑗𝑎 𝑑𝑖𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑎𝑡𝑘𝑢 𝑔𝑖𝑙𝑎.'
𝐴𝑤𝑎𝑙𝑛𝑦𝑎, 𝑘𝑎𝑙𝑖𝑚𝑎𝑡 𝑖𝑡𝑢 𝑘𝑢𝑡𝑢𝑗𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑢 �...
Nevin yang berada di kamarnya, sedang saling chatan dengan Marvel perihal ulangan ke 2 Miss Pie yang akan diadakan esok hari. Sejak tadi Nevin hanya terkekeh dan senyum-senyum sendiri ketika Marvel membalas pesannya itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sekedar informasi, arti turu adalah tidur dalam bahasa Jawa.
"Tuan Nevin, anda perlu istirahat. Sedari tadi, anda memaksa untuk selalu berkutat dengan Handphone anda." Pinta seorang pelayan wanita yang menyodorkan secangkir teh hangat kepada Nevin.
Entah kenapa setelah pulang sekolah tadi, Nevin terlihat kelelahan dan demam. Dia sudah di test covid rapid secara mandiri, dan hasilnya negatif.
"Yaa, tenang aja kok mbak. Nanti juga sembuh sendiri." Ujar Nevin dengan sepele.
Pelayan tersebut hanya menghela nafas dengan pelan. Kemudian pergi keluar dari kamar Nevin.
Keesokan harinya, Nevin masih demam dan sedikit pusing. Tapi sepertinya dia memaksakan untuk ke sekolah meskipun tubuhnya sudah memperingatinya untuk izin sejenak dari sekolah.
Nevin turun dari mobilnya, kemudian berjalan ke gedung sekolah.
'Semoga saja gak ada paparazzi yang ganggu gua.' Batinnya dalam hati.
Sesampainya di kelas, Nevin langsung duduk di kursinya. Nampaknya Marvel belum datang, begitupula dengan Kevin dan Alvin. Hari masih pagi, dan Nevin hanya terlihat tertidur di mejanya. Tidak biasanya dia begini.
Teman sekelasnya pun juga bingung kenapa Nevin tidak teriak-teriak di dalam kelas. Karena khawatir, akhirnya Gizan mencoba untuk bertanya kepada Nevin.
"Vin, are you okay?" Tanya Gizan sambil menghampiri meja milik Nevin.
Nevin menatap ke arah Gizan, dan hanya menganggukkan kepalanya dengan pelan.
"Yakin? Muka lu pucet loh Vin. Gak izin aja?" Tanya Gizan dengan tatapan ragu.
"Iya Zan. Lagipula hari ini ada ulangan Geometri dari Miss Pie. Gua males ikut susulan kalau misalnya gua izin." Jawab Nevin yang seolah tidak terlalu peduli dengan nasihat temannya.
"Uh.. Okay.."
Gizan kembali ke tempat duduknya dan mengobrol dengan Daazan.
Beberapa menit kemudian, Kevin memasuki kelas A. hmm..kalian pasti sudah tau kelanjutannya.
"HALOO GUYS! DISINI ADA ORANG YANG NAMANYA NEVIN GAK?"
Nevin yang mendengar suara Kevin itu langsung saja pusing dan menutup telinganya. Sekarang dia tahu rasanya menjadi Marvel ketika dia berteriak sekencang itu ketika di kelas.
Kevin yang melihat Nevin menutup telinganya dan hanya diam, akhirnya ia menghampiri Nevin.
"Vin, lu kenape?" Tanya Kevin yang langsung menaruh tangannya ke dahi Nevin.