Marvel sedang berjalan kaki dengan santai sambil mendengarkan musik, dia diajak oleh teman-temannya lewat media discord untuk merayakan resminya hubungan Mefelz dan Moend, serta hubungan Gizan dan Daazan juga.
"Ketemuan di Cafe GM ya!"
Marvel berjalan kaki menuju Cafe GM dimana tempat biasa teman-temannya itu nongkrong atau berkumpul bareng. Hari ini Marvel tidak menggunakan motornya, dia lebih ingin berjalan kaki menuju tempat pertemuan, lumayan buat olahraga bukan?
Dia memakai Jaket hijau gelap miliknya lengkap dengan bawahan jeans hitam. Tidak lupa dengan syal motif belang merah kuning miliknya.
Sesampainya di cafe, Marvel memasuki Cafe tersebut dan mulai mencari teman-temannya.
"Marvell! Sini!" Teriak Moend dari kejauhan.
Marvel yang dipanggil itu langsung saja menghampiri meja yang menjadi sumber suara itu.
"Baru kalian ber tiga doang?" Tanya Marvel seraya duduk di samping Gemmad.
"Iyanih, yang belum datang itu si Gizan, Daazan, NightD sama Nelson bukan?" Tanya Mefelz sambil menelepon satu persatu temannya yang belum datang ke tempat janjian.
"Vel, untung aje lu dateng anj*r! Gua daritadi jadi nyamuk sumpah disini." Celetuk Gemmad dengan ekspresi yang sedikit lega.
"hmm." Balas Marvel yang sekarang sedang sibuk bermain dengan ponselnya.
Beberapa menit kemudian, mereka semua sudah berkumpul di Cafe GM. Sambil memesan makanan, mereka berbincang satu sama lain.
"Eh guys-guys! Kalian tau gak sih, rumor mengenai Pak Spaceboy sama Pak Fred?" Tanya Mefelz sambil memulai mode ghibah.
"Rumor?" Tanya NightD yang nampaknya penasaran dengan perkataan Mefelz.
"Iya, kemarin kata salah satu anak kelas C, Pak Fred sama Pak Spaceboy berpelukan di kantin sekolah tau." Balas Mefelz dengan antusias dan serius.
"Paling berpelukan biasa doang." Jawab Gemmad sambil meminum kopi yang ia pesan.
"Tapi pas di pelukannya itu, Pak Fred ngeblushing loh!" Lanjut Mefelz sambil memasang wajah serius.
'Mereka ini ngomongin apa dah, kenapa jadi kayak ibu-ibu ngerumpi sih?' Batin Marvel dalam hati sambil memakan martabaknya.
"Heh?.. Sus banget gak sih?" Tanya Gizan yang sepertinya mulai tertarik dengan perkataan Mefelz.
"Biasalah, aku udah tau hubungan mereka dari bapakku. Katanya sih setiap dia ngobrol bareng Pak Fred dan Pak Spaceboy, dia yang selalu jadi nyamuk." Jelas Nelson yang sedang memainkan ponselnya.
"Aku curiga deh kalau mereka saling suka." Celetuk Moend yang sedari tadi hanya menyimak pembicaraan mereka.
"Yakan? Aku juga!" Balas Mefelz yang setuju dengan pernyataan Moend.
"Hmm.. Kalau begitu, lu pada mau gak.. Kita buat rencana untuk ngedeketin Pak Fred sama Pak Spaceboy gitu?" Usul Gemmad kepada teman-temannya itu.
"Hmm... Boleh juga sih,tapi gimana?" Tanya NightD.
"Hehe.. Kayaknya idenya Gemmad patut dicoba. Dan aku sepertinya bakal menggunakan kekuatan orang dalam untuk rencana ini." Cetus Nelson sambil mengeluarkan senyum liciknya.
"Gini aja deh, gimana nanti kalau kita ngebuat mereka hanya ada berdua di satu ruangan gitu? Masalahnya kan Pak Fred sama Pak Spaceboy jarang ketemu karena sibuk mengajar materi kepada murid." Usul Gizan yang sedang memeluk Daazan.
"Wah, boleh juga sih itu. Yang lain gimana? Setuju gak kalau kita jalanin rencana ini?" Tanya Gemmad kepada teman-temannya di Cafe.
"Aku sih setuju-setuju aja." Jawab Mefelz sambil mengacungkan jempolnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fall Together || Nevin x Elestial ||
AcakThe story begin on February 23rd, 2022. _________________________________________ '𝑆𝑒𝑚𝑜𝑔𝑎 𝑠𝑎𝑗𝑎 𝑑𝑖𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑎𝑡𝑘𝑢 𝑔𝑖𝑙𝑎.' 𝐴𝑤𝑎𝑙𝑛𝑦𝑎, 𝑘𝑎𝑙𝑖𝑚𝑎𝑡 𝑖𝑡𝑢 𝑘𝑢𝑡𝑢𝑗𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑢 �...
