25. Recover

2.8K 214 141
                                        

"Oi Marvel, Vel, Vel, Vel! Bangun anj*r, lu udah pingsan dua hari woi." Malik tetap memanggil Marvel dengan suara cemprengnya.

"Udahlah Lik, emangnya dia bisa bangun hanya karena panggilanlu?" Ketus Samsul yang sedang fokus memutar kemudi mobilnya.

"...Ukh... Kepala gua sakit banget..." Marvel yang baru saja membuka mata itu, langsung menyentuh keningnya yang dibaluti perban.

"Tuh bangun, Sul." Balas Malik sembari tersenyum penuh kemenangan.

"Lah?" Celetuk Samsul tak percaya.

Malik yang berada di samping Marvel itu langsung menatap laki-laki bersurai ungu tersebut sembari berteriak-teriak tidak jelas.

"VEL! VEL! LU BAIK-BAIK SAJA KAN?? BUKAN SI SAMSUL YANG NGEHAJAR ELU KAN? YAKAN?!" Teriak Malik sembari memegang pundak Marvel.

"Hah..? Lu saha anj*r?" Tanya Marvel yang sedang bingung saat melihat wajah laki-laki bermata ruby itu.

"OH SH*T! SUL, ADEKLU HILANG INGATAN SUL!! GIMANA INI, SUL?!" Seru Malik yang sedari tadi heboh sendiri.

"Enggak-enggak, gua gak hilang ingatan anj*r! Gua kenal Samsul, tapi lu siapa?" Tanya Marvel sambil menjaga jarak dengan Malik, sepertinya Marvel tertekan berada di samping laki-laki itu.

"Oh iya, kita belum kenalan ya, gua lupa. OKEH, NAMA AKU MALIK, KAMU SIAPA HAH?! SIAPA NAMANYA? DIMANA RUMAHNYA-"

"Woi Sul, temenlu kena penyakit jiwa atau gimana sih anj*r?! Sindromnya lebih parah dibanding Nevin.." Protes Marvel yang sedang menutup kedua telinganya.

"Gak tau, gua gak ngurus." Celetuk Samsul sembari membenarkan letak kacamatanya.

"Yaudah namalu siapa, Vel?" Tanya Malik sembari memiringkan kepalanya.

"Kan lu udah tau.. Barusan aja lu manggil nama gua, gimana sih?" Balas Marvel sembari menatap aneh ke Malik.

"Oh iya ya. Intinya gua Malik, gua calon anak perkuliahan nih! Jadi gua lebih tua dibanding lu, lu harus panggil gua Kakak atau Abang Malik ya!" Celetuk Malik sambil tersenyum bangga.

"Gua tebak lu masih jomblo kan, Lik? Pasti gak ada yang demen sama lu karena tingkah laku lu udah aneh banget." Sindir Marvel sembari tersenyum risih.

"Anj*r! Adeklu kurang ajar banget, Sul!! Maksudlu apa ngomong begitu hah? Ya gua tau gua jomblo, tapi gua gak terima ya diledek sama bocah ingusan kayak lu!" Seru laki-laki bermata ruby tersebut.

"Ya lu nya duluan yang cari gara-gara sama dia." Balas Samsul sambil menghela nafasnya dengan pelan.

"Ya makanya lu jangan berisik dong! Gua baru aja bangun." Protes Marvel sambil menggelengkan kepalanya pelan.

"Oh iya Vel. Tadi kan lu ngeledek gua kalau gua gak punya pacar, mending lu aja yang jadi pacar gu-"

"Najis." Marvel langsung menjaga jarak dengan laki-laki bersurai hitam yang berada di sampingnya itu.

Samsul hanya bisa menahan tawanya karena mendengar percakapan 2 orang di belakangnya itu.

"Dahlah." Balas Malik sembari memasang ekspresi pura-pura sedih.

"Dibanding kita memikirkan hal itu, perjalanan kita buat sampai ke sana itu tinggal berapa jam?" Tanya Marvel yang langsung mengalihkan pembicaraan.

"Hmm.. Gak lama sih, paling setengah hari doang. Kita mungkin bakalan sampai besok siang." Balas Samsul dengan singkat.

"Itu lama bodoh, gua gak yakin si mumi yang ada di samping gua ini bakal bertahan sampai besok." Ledek Malik sembari menggelengkan kepalanya pelan.

"M, mumi katalu?! Woi, badan gua penuh perban begini bukan karena kehendak gue sendiri anj*ng!" Balas Marvel yang langsung menatap Malik dengan kesal.

Fall Together || Nevin x Elestial ||Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang