Episode 23

233 19 0
                                        

sesampainya di sekolah

"hosh! hosh! hahh~ sampe juga" dengan nafas terengah engah karna berlari akhirnya Sana sampai di sekolah dengan selamat dan tanpa terlambat sedikit pun.

tapi saat Sana sedang berjalan menuju kelasnya, langkahnya dihentikan oleh seseorang.

"kau kemana aja? Dahyun tak berbuat aneh padamu kan?" tanya orang itu yang ternyata adalah Momo.

"aku baik baik saja Mo" karna mengingat kejadian kemarin yang entah ada apa denganya kemarin sampai sampai melakukan hal seperti itu.

karna kelakuannya sendiri kini pipi Sana kembali memerah bak kepiting rebus.

Momo yang melihat pipi Sana memerah membuat dirinya khawatir.

"pipi kamu kenapa San? kok merah? Dahyun benar benar tak melakukan hal aneh kan?" Mo asal kau tau ya yang ngelakuin hal aneh itu bukan Dahyun malah Sana itu sendiri.

Sana hanya menggeleng menahan rasa malunya.

"aish kenapa harus keliatan banget sih kan jadi malu" batin Sana.

karna tak mau menahan rasa malunya Sana lebih memilih langsung kembali berjalan menuju kelasnya lebih cepat.

Momo yang di tinggalkan pun merasa heran pada Sana. ada apa dengannya? kenapa pipinya memerah seperti itu? entahlah ia pun kebingungan sekarang.

"ayolah San apa yang kau lakukan? kau sendiri yang melakukannya kau sendiri yang salting" gumam Sana pada dirinya sendiri dan menyembunyikan wajahnya di sela sela tangannya.

memang semenjak kejadian itu Sana mendapatkan kehidupan yang normal di sekolahnya. ia tak lagi di rundung oleh anak anak cungut itu.

tringg~ tringg~

sedang asik berpikir kenapa Sana melakukan hal yang seperti kemarin tiba tiba gelang yang ia pakai berbunyi dan memberikan tanda yang mampu mengukir senyum lebar Sana.

tanda matahari lah yang terpampang jelas di sana. Sana tau jika Dahyun merindukannya disana begitupun dengan dirinya.

Sana membalas tanda tersebut yang berujung menjadi awan yang menutupi setengah matahari seolah olah berpelukan.

setelah melakukan itu senyum Sana benar benar menjadi senyum merah merona. apa sekarang ia memiliki perasaan pada Dahyun?.

sedangkan di sisi Dahyun yang mendapatkan balasan itupun langsung tersenyum monolid miliknya. rasa senangnya tak bisa ia bendung lagi.

tapi entah mau sampai kapan mereka berdua memendam semua perasaan mereka yang sudah begitu terlihat dari masing masing.

3 tahun kemudian...

sudah 3 tahun berlalu setelah semua ini terjadi. Dahyun yang sudah berhasil menemukan Sana. dan Sana yang sudah sedikit demi sedikit mengembalikan ingatannya yang hilang di bantu oleh Dahyun.

sekarang mereka berdua berkuliah di universitas yang sama. yaitu universitas korea.

awalnya Sana menolak untuk kuliah karna biaya kuliah yang begitu fantastik bombastis side eye, criminal offensive side eye dan lebih memilih berkerja membantu keluarganya.

tapi karna Dahyun terus memaksa Sana agar ikut berkuliah di satu universitas yang sama akhirnya Sana mengikuti kemauan Dahyun. Sana memang ingin berkuliah tapi ia memikirkan keadaan keluarganya saja.

Who are you? [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang