Egha P.O.V.

29 1 2
                                        

"Ara tuh kenapa sih? Sejak kejadian itu dia benar-benar aneh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ara tuh kenapa sih? Sejak kejadian itu dia benar-benar aneh. Apa dia marah? Tapi ....." Egha terus mondar mandir di kamarnya sambil bergantian melihat ke jendala kamarmu dan ponselnya.

Egha menatap layar ponselnya lagi, "Udah jam 12 lewat, kalo dilihat-lihat sih kayanya dia udah tidur." Entah kenapa Egha duduk dengan kasar di ranjangnya dengan ekspresi kecewa.

Merasa tubuhnya lelah tapi pikirannya masih terlalu sibuk, Egha kesulitan memejamkan matanya. Dia akhirnya memutuskan untuk berbaring saja dan mengatur nafasnya agar lebih tenang. Berharap itu bisa membantu merilekskan pikirannya.

Beberapa jam kemudian akhirnya Egha berhasil terlelap. Tapi karena itu dia sampai lupa mematikan lampu. Sementara itu Ara masih belum bisa tidur.

Ingin bisa tidur sesegera mungkin, Ara memutuskan untuk membuat segelas coklat hangat. Dari jendela dapurnya, Ara bisa melihat lampu kamar Egha yang masih menyala. Merasa tidak enak sudah mengabaikan Egha, dia merasa bersalah.

***

"Wah aku ketiduran!!! Jam berapa sekarang?" Tanpa melihat jam Egha langsung loncat ke kamar mandi. Kurang dari 30 menit kemudian dia sudah siap dan bergegas menuju dapur untuk membuat 2 porsi sandwich untuk sarapan dirinya dan Ara.

Dengan terburu-buru Egha berlari menuju rumah Ara. Dia khawatir tetangganya itu sudah lebih dulu bangun, bisa saja sarapan yang sudah susah payah dia buat untuk dia jadikan alasan pedekate akan sia-sia.

Egha sudah mengetuk beberapa kali pintu rumah Ara sambil memanggil namanya dengan suara lantang. Tapi belum ada tanda jika yang punya rumah sudah bangun.

"Ini udah jam 9 lewat dan dia belum bangun? Ga mungkin, jangan-jangan dia emang marah lagi. Egha Egha... Lagian bisa-bisanya aku cium bibirnya gitu aja. Ga pake permisi, main nembak lagi. Ga digampar aja udah untung." malah menampar wajahnya sendiri.

Tidak lama pintu dibuka dengan wajah khas bangun tidur Ara keluar.

Ceklek suara pintu dibuka. "Oh kamu Gha. Ada apa pagi-pagi gini?"

Batin Egha, "Hah... apa-apaan? Kok reaksinya gitu?" kesal.

Egha bukan menjawab, tapi justru langsung menarik pintu yang Ara tahan dan masuk. Dengan tindakan yang mendadak itu Ara terkejut dan berdiri mematung sesaat.

"Kamu sadar nggak ini udah jam berapa Ra? Jam 9 lewat lho, dan kamu nggak biasanya bangun se siang ini."

Nggak percaya dengan apa yang Egha katakan Ara pun masuk untuk melihat jam dinding. Betapa terkejutnya dia saat tahu Egha benar.

"Ah... Itu... Anu... mmm..."

Tidak sabar dengannya yang terbata-bata, "Kenapa sih Ra? Dari semalem kamu aneh banget tau ga?"

"Huft... Egha bener. Harusnya aku bisa lebih mengendalikan diri. Bukan malah bikin dia curiga." bisik Ara dalam hati.

"Ehem... aku kebangun, setelah itu aku susah tidur lagi. Dan baru bisa tidur setelah hampir pagi. Jadi sekarang masih ngantuk."😬

Summer Field (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang