Maaf (end season)

17 0 3
                                        

Selamat membaca

Seminggu kemudian...

"Pagi Ara..." Mytha tampak berseri-seri saat menyapaku yang baru menginjakkan kaki di halaman kampus.

Aku tersenyum menyambut gadis berpenampilan casual itu. "Lagi happy kayanya. Senyumnya cerah banget."

Kami pun berjalan ke kelas bersama. Di koridor lantai dua, tak sengaja kami berpapasan dengan Egha yang sedang bergurau dengan beberapa orang gadis dari jurusan yang sama dengan mantan kekasihnya, Erika.

"Hay Gha."

Mytha menyapa Egha seperti biasa. Dan yang disapa hanya mengangguk sekali sebagai respon.

Lalu aku?

Sejak malam itu kami mendadak canggung.

"Jangan lupa tugasnya paling lambat kumpulkan besok via email ya. Formatnya nanti ibu share di grup."

"Baik bu Lila..." seluruh kelas bersorak.

Sejenak bu Lila, dosen psikologi komunikasi melirik arlojinya.

"Ok class, jam kuliah saya sudah selesai. Selamat beristirahat."

"Terimakasih bu..."

"Kalian kenapa Ra?" Mytha mencondongkan tubuhnya dan bersandar pada bahuku.

Fyi, sejak aku kembali Mytha lebih sering duduk di sebelahku. Itu karena Egha yang jarang masuk kelas untuk latihan.

"Hmmm apanya?"

"Aku merhatiin lagi Ra, kalian berdua kaya orang asing sejak kamu ngampus lagi. Ada masalah apa sih?"

"Sebenernya..."

***

"Serius Egha nembak kamu?"

Aku langsung membungkam mulut Mytha sebagai refleks.

"Jangan berisik Myt!" aku pun mendesis.

"Ups. iya sorry. Terus kenapa kamu tolak? Padahal kalian keliatan cocok tau."

"Aku ada alasan kenapa ga bisa terima perasaan Egha." aku hanya bisa menunduk.

Sejujurnya aku juga mulai memiliki perasaan spesial pada tetanggaku itu. Tapi hubunganku dengan Damar, dan perasaanku yang belum tuntas pada anak lelaki di masa kecilku.

Bikin aku ngerasa bersalah untuk mengakui perasaanku ke Egha.

"Alasan? Jadi aslinya kamu juga suka sama Egha?"

Mataku membulat dengan mulut yang sedikit menganga Gimana bisa Mytha sampai ke kesimpulan itu? Apa aku salah sebut?

"Udah Ra, aku paham kok. Tapi Egha tau ga alasan kamu nolak dia?"

Aku hanya menggeleng perlahan.

"Lah? Kok ngga? Jadi gimana kamu nolaknya?"

"Aku pergi gitu aja setelah minta maaf sekilas."

Aku langsung pulang begitu kuliah selesai. Sementara Mytha, ternyata semalam dia dan Ian jadian.

Sekarang Mytha sedang berada di kolam renang kampus untuk melihat pacar barunya berlatih.

Tadi gadis tomboy itu sempat mengajakku. Tapi aku belum siap menemui Egha lagi. Terpaksa aku menolak.

Summer Field (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang