Puisi Delapan Puluh Enam

1.9K 37 14
                                        

selamat datang di "Puisiku"
terimakasih sudah berkunjung ◡̈
jangan lupa like, comment and vote

PUISI 86
"MANUSIA"

sisa lamunan diguyur hujan
langit senja berubah menjadi malam
membiarkan waktu berjalan semestinya

meski sepi, kan dimaknai
walaupun tak ingat,
dimana manusia tumbuh dewasa

luka terkadang menganga
bagaimana bisa melupakannya begitu saja?
bahkan, menghilangkannya
karena hidup ini tak memiliki penghapus
karena hidup ini, bukanlah karya seni

tetapi manusia selalu memiliki kertas
menggoresnya dengan tinta terbaik
dengan perasaan menggebu
layaknya sebuah perlombaan
atas dirinya sendiri

selagi bernapas, manusia selalu memilikinya
bahkan,
penulis pun selalu menorehkan cerita terbaiknya
dan tak ada yang bisa menghentikannya

memang,
manusia kerap kali terbentur
manusia kerap kali tersandung
manusia kerap kali tersungkur
dan manusia kerap kali tertidur

tapi manusia mempunyai pilihan
menang atau kalah
melanjutkan atau berhenti
di tempat atau berjalan

karena tekad manusia
tak ada yang mampu menghentikannya

Palur, 23 Mei 2022
12:20 am
—xymatchalatte

jangan lupa follow ig
@rachmalianh

note:
*jika hendak mengambil puisiku, diharapkan izin dahulu dan sertakan sumber
**diperbolehkan untuk request puisi, tapi follow ig dulu yaa

SANKYU ♡
sampai jumpa di puisiku selanjutnya

PuisikuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang