Puisi Dua Puluh Delapan

7.7K 83 1
                                        

Harapan Bayang

Aku pernah berharap dengan harapan yang semu
Sehingga aku terjebak didalam bayanganmu
Aku tak bisa untuk kemana mana
Karena perasaanku telah mengunci padamu

Aku tak bisa membaca pikiranmu
Aku tak bisa membaca hatimu
Aku tak bisa membaca matamu
Hingga aku terjebak dalam semu

Mengapa aku tak memutuskan pergi?
Karena aku yakin ada harapan yang kau beri walau sedikit
Mengapa tetap memutuskan tetap?
Entahlah, kurasa aku ingin menetap

Aku tak bisa menafsirkan ini menjadi sebuah harapan
Karena bisa jadi aku yang perasa

Aku sudah lama terjebak dalam kesemuan
Dan kau tak coba membuatku keluar?
Dengan kepastian misalnya
Ah, kurasa kau tak peduli itu

Semu kini berubah menjadi abu abu
Tak kuinginkan memang dalam kisah ini
Kuharap kau mampu berubah warna itu

Palur, 1 Oktober 2017
10:07 am

PuisikuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang