Pengagummu
Aku mencerna harapan itu masih kau buka untukku
Aku menangkap signal kau mempersilakan aku untuk mengetuk hatimu
Memang tak bisa kupungkiri lagi
Pesonamu membuat banyak orang yang menginginkanmu
Dan kurasa salah satunya adalah aku
Ketika mereka secara terang terangan menceritakan tentang dirimu
Hingga tercipta lengkungan indah diwajahnya
Aku hanya tersenyum, miris
Kapan kau bisa membuatku mencetak lengkungan diwajahku
Bukan salahmu memang
Mungkin aku yang terlalu berharap kau membaca rasaku
Mungkin aku yang terlalu berharap kau mengeja perasaanku
Diluaran sana, banyak yang mengagumimu
Diluaran sana, banyak yang menceritakanmu
Diluaran sana, banyak yang mengharapkanmu
Diluaran sana, banyak yang ingin bersamamu
Sedangkan aku mana bisa?
Aku hanya bisa memendam rasa kecewa sendiri
Memendam rasa bahagia sendiri
Memendam rasa benci sendiri
Aku tak seperti mereka yang begitu frontal mengucapkan menyukaimu
Aku pikir,
Menjadi pengagummu bukanlah hal yang mudah
Harus membentengi hati supaya tidak pecah
Harus mengukuhkan hati supaya tak retak
Biarkan aku untuk menjadi pengagummu
Entah sampai kapan, tapi jangan nemintaku pergi
Terimakasih jika kau mau menyambutku dan mengizinkanku menjadi pengagummu
Inilah aku,
Pengagummu
Palur, 26 September 2017
12:11 pm
