Sudah seminggu berlalu sejak kejadian di gunung itu Bersama Jimin, dia juga sudah pergi dari rumahku, hubungan kami bahkan membaik, lebih baik dari sebelumnya malah, sekarang aku justru kehilangan sosok Taehyung, dan karena aku sudah Kembali masuk kantor, akhirnya aku tahu apa yang terjadi pada Taehyung. Itu skandal. Dia di rumorkan berpacaran dengan salah satu member girl grup besar, padahal itu sama sekali bukan dia, sebenarnya, Taehyung di tawari beberapa solusi, mengkonfirmasi berita scandal itu, atau menyanggahnya, tapi pada akhirnya dia memilih untuk mengasingkan diri di apartemennya sendiri tanpa keluar rumah, dia juga meminta agensi untuk tidak memberikan tanggapan apapun terkait rumor yang sedang beredar itu, karena orang yang di rumorkan jelas-jelas bukan dirinya, Taehyung juga malas menanggapi sebenarnya karena itu jelas bukan dia, dan tidak peduli juga selama orang-orang di sekitarnya tidak terdistraksi dengan berita-berita semacam itu, dia tidak peduli, dia hanya memutuskan untuk menghargai keputusan agensi untuk tidak melakukan aktivitas yang menonjol dulu selama beberapa hari, jadi, dia memutuskan untuk berada di dalam rumah saja, toh, di rumahnya juga ada semacam studio mini, jadi dia juga tetap bisa membuat musik disana.
Mengenai Suga, belum ada kemajuan, kami terkadang berpapasan di kantor, tapi tetap tak saling bicara, apalagi sekarang ini Suga sedang ada projek pribadi dengan beberapa artis luar, dia jadi makin sibuk, dan malah sering keluar negeri untuk mengerjakan projectnya itu.
Suga, kalau kamu seperti ini terus, aku bisa-bisa goyah.
Justru selama ini yang terus ada di sampingku adalah Jimin. Sekarang hari-hariku terus Bersama Jimin, di samping Jimin juga sedang mengumpulkan bukti tentang Bianca dan juga tentang Jayden. Ah, berbicara tentang 2 manusia itu, mereka sedang di skorsing.
Suga yang melaporkannya.
Tapi karena bukti yang dimiliki belum cukup kuat, jadi Jimin kali ini akan memperkuat bukti yang telah di kumpulkan oleh Suga. Terkadang, aku tidak mengerti, ada orang-orang yang merasa iri dengan hidup kita meskipun kita tidak tahu apa kesalahan kita. Mungkin itu lah yang di sebut penyakit hati. Ya, aku akui aku dulu memang salah, aku muncul di dalam hidup Jayden seperti alien, muncul begitu saja, tanpa tahu jalan cerita seperti apa yang sedang mereka ukir, aku muncul tanpa aba-aba, dan disitulah mungkin Bianca merasa terabaikan begitu saja karena kehadiranku, yang jujur kuakui, mungkin sedikit memaksa hingga mengubah jalan cerita yang sudah dia susun dengan indahnya, tapi bukankah aku pun sudah mendapatkan ganjaran yang setimpal karena hal itu? Aku di campakkan, aku di buang, dan aku sengsara untuk waktu yang lama, juga sendirian, apa itu belum cukup? Aku berada di titik dimana aku berada sekarang adalah karena aku berjuang sendiri, atau mungkin ada ikut campur Tuhan di dalamnya karena tanpa henti setiap hari aku terus merapalkan doa untuk terbebas dari semua belenggu masa lalu, dan Ketika aku berhasil, mereka berdua Kembali muncul di hadapanku dan hendak menghancurkanku sekali lagi? Sayangnya aku tak selemah dulu lagi, hidup mengajarkan aku untuk menjadi kuat, melawan di saat tersakiti juga bertahan bak perisai, dan lagi sekarang aku memiliki orang-orang yang berada di pihakku sendiri, orang-orang yang tidak akan membuangku bagaimana pun situasiku.
"Maaf aku terlalu lama yah?" aku menghampiri Taehyung, terlalu memikirkan mengenai Jayden dan Bianca membuatku tersadar kalau aku sudah berada di depan pintu apartment Tae, hari ini karena aku sedang free jadi aku berjanji untuk menemuinya, sudah seminggu kami tak bertemu, tentu saja disana ada secuil rasa rindu untuk manusia alien satu ini.
"Kau tidak Bersama Jimin?" dia melirik ke belakangku, aku ikut berbalik dan menggeleng Ketika menghampirinya.
"Jimin masih sibuk, entah apa, sesuatu yang tidak ingin dia beritahukan padaku" aku meletakkan paper bag di atas meja, dan duduk di samping Taehyung.
"Pesananku?" tanyanya menatapku dan aku mengangguk.
"Smoked beef burger with no lectures and onions, aku suka heran kenapa kau tidak suka, padahal dengan onions rasanya sangat enak" Taehyung hanya tersenyum mendengarku mengucapkan itu, dan dengan bersemangat membuka bungkusan yang aku bawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
More than Anything
Fiksi PenggemarWARNING 21+!!! BACAAN DEWASA! BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN SESUAI USIA KALIAN!! Apa kalian pernah bercinta? Apa kalian tahu rasanya? Anna memulai kehidupan barunya dengan menjalani kontrak kerja dengan Suga, meskipun isi kontrak itu juga menyatakan...
