Hari ini hari, Kamis. Keadaan masih sama. Masih jam kosong atau free class. Karna semua guru guru sibuk mempersiapkan biodata murid baru dan memasukannya sesuai kelas mereka.
Gadis bermanik biru juga sibuk. Dari pagi dirinya mondar mandir di setiap sudut sekolah.
Binara, gadis itu kini berjalan tergesa dengan map putih ditangannya dan jangan lupakan airpods yang selalu ditelinganya baik dalam keadaan menyala atau tidak.
Berpakaian khas SMA 1 Binsana, dengan fantofel putih berhak. Semua murid melihat kearahnya karna berjalan dengan tergesa.
Bunyi ketukan sepatu dengan cepat membuktikan bahwa seseorang itu kini berjalan dengan cepat.
Menuju ruang guru untuk mengajukan daftar agenda kepada pak Rudi, mengenai agenda kegiatan ke pramukaan.
Masuk, dan berjalan menuju meja pak Rudi yang berada ditengah. Dengan pak Rudi yang duduk sambil berhadapan dengan MacBook nya.
"Permisi pak"
Pak Rudi mendongak, dan melihat Binara.
"Iya Binara"
"Ini daftar agenda kegiatan ke pramukaan yang bapak minta"
"Oke, nanti saya baca terimakasih Binara"
"Iya pak, saya permisi"
Berjalan keluar dengan perasaan lega, karna mengantarkan dengan tepat waktu.
Deadline nanti sore dan kini masih pukul 9 jadi aman.
Berjalan sambil memperhatikan ponselnya untuk membeli makanan pada aplikasi gofood.
"Binara"
Ada yang memanggil ternyata ibu guru kelas 10. Berbalik badan menuju beliau.
"Iya Bu"
"Ibu minta tolong, ini dikasihkan ke kelas 10 A3 ya"
"Itu formulir biodata cuma kelas itu aja kok"
"Makasih ya neng cantik"
"Iya Bu sama sama, permisi"
Binara membawa setumpuk lembaran formulir untuk dibagikan.
Sudah tidak heran karna biodata belum lengkap semuanya dan hal ini biasa ketika ada murid baru.
Sampai dikelas ternyata rame,sangat. Tapi semua muridnya didalam kelas, contoh kelas unggulan yang baik.
Dirinya mengetuk pintu, dan dipersilakan masuk kedalam.
Berdiri didepan semuanya yang kini menatap dirinya dengan heran,mungkin dikira mereka adalah guru, ternyata hanya Kaka kelas mereka.
"Perhatian sebentar"
Mereka semua hening, menunggu dirinya.
"Ini formulir tolong diisi karna amanat dari ibu guru kalian"
"Baik teh" ucap mereka.
"Disini ketua kelasnya mana"
"Saya"
Murid laki laki yang duduk dibarisan belakang mengacungkan jari nya.
Kemudian mendekat ke arahnya.
"Nanti dikumpulkan jadi satu terus diserahin ke walkes kalian"
"Kamu tanggung jawabnya"
Binara berbicara kepadanya dengan sorot mata seperti biasa.
"Iya teh, nuhun"
KAMU SEDANG MEMBACA
Binara (ON GOING)
Novela JuvenilFOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA SAYA MINTA TIMBAL BALIKNYA BUAT SAMA SAMA HARGAI KARYA ORANG TERIMAKASIH. Jika ada kesamaan nama tokoh atau tempat pemain saya mohon maaf karna tidak sengaja,ini murni karangan saya sendiri. Tentang Binara, Si gadis pe...
