Kehidupan sehari-hari Woozi dan Hoshi mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan setelah pertemuan yang mendalam. Meskipun banyak tantangan masih menunggu di depan, mereka berdua bertekad untuk saling mendukung dan menjadi pasangan yang lebih baik.
Namun, tidak semua orang melihat hubungan mereka dengan cara yang positif. Seungkwan yang selalu mendukung Woozi, menjadi cemas ketika melihat perubahan sikap Hoshi.
"Woozi, kau yakin?" tanya Seungkwan setelah pulang sekolah.
"Kita sama-sama sedang berusaha. Mungkin kita belum melihat sisi baiknya." jawab Woozi, sedikit defensif.
"Aku hanya ingin melindungimu, Woozi. Aku tahu betapa sulitnya hubungan ini." Seungkwan menekankan, wajahnya menunjukkan keprihatinan.
"Dan aku berterima kasih untuk itu, Seungkwan. Tapi aku perlu melakukan ini sendiri. Aku harus memberi kesempatan kepada Hoshi, seperti yang kau bilang tempo hari." kata Woozi, mencoba meyakinkan sahabatnya.
•••
Di sisi lain, Hoshi juga merasakan tekanan dari teman-temannya. Saat berkumpul dengan Seungcheol dan yang lainnya, diskusi mengenai hubungan mereka mulai menghangat.
"Apa kau yakin tentang Woozi? Dia sepertinya masih terbebani dengan masa lalunya." Seungcheol berkata dengan nada skeptis.
"Hanya karena dia terlihat rapuh bukan berarti dia lemah. Dia sedang berjuang." jawab Hoshi, mencoba mempertahankan keyakinan.
"Jika kau menganggap itu cinta, kau harus lebih waspada. Jangan biarkan dirimu terjebak dalam masalah yang lebih besar." Seungcheol memperingatkan, tetapi Hoshi merasa tidak terintimidasi.
Hoshi bertekad untuk membuktikan bahwa cinta mereka bisa mengatasi semua rintangan.
"Aku akan melindungi dan mendukungnya. Itu janji yang kuperbuat." kata Hoshi.
•••
Saat malam tiba, Woozi pulang dengan perasaan campur aduk. Dia merindukan kedamaian yang dia rasakan saat bersam Hoshi, tetapi juga menyadari ada banyak harapan dan ketakutan di depan mereka.
Sesampainya di rumah, Woozi menemukan Hoshi menunggu di ruang tamu.
"Aku tahu ini mungkin gak mudah, tetapi kita perlu berbicara lagi." kata Hoshi, langsung masuk ke topik penting.
"Apa ada yang salah?" Woozi bertanya, merasakan detak jantungnya meningkat.
"Aku hanya ingin memastikan kita tetap di jalur yang benar. Aku gak ingin ada kesalahpahaman di antara kita." Hoshi menjelaskan, mengulurkan tangan untuk menggenggam tangan Woozi.
"Aku merasakannya juga. Terkadang aku merasa tertekan dengan apa yang orang lain katakan." Woozi mengakui, menatap mata Hoshi dengan penuh harapan.
"Mereka gak tahu apa yang kita lalui. Kita bisa membuktikan kepada mereka bahwa kita kuat bersama." Hoshi meyakinkan, menambahkan keyakinan dalam nada suaranya.
Woozi mengangguk, merasa lebih tenang. "Baiklah, mari kita lakukan ini bersama. Kita akan membuktikan bahwa cinta kita bisa mengatasi semua tantangan."
Keduanya saling tersenyum, merasakan kehangatan di antara mereka. Ketika Hoshi menarik Woozi lebih dekat, keduanya tahu bahwa meskipun rintangan mungkin menghadang, mereka memiliki satu sama lain untuk melewati semua.
•••
Selama beberapa hari berikutnya, keduanya berusaha lebih intens untuk menghabiskan waktu bersama. Mereka belajar, bermain, dan berbagi cerita.
KAMU SEDANG MEMBACA
SEVENTEEN : Code Three | SoonHoon ✓
Fantasía"Aku ingin mencintaimu tanpa memperdulikan seluruh celah yang kau miliki." • Code 3 : Cold • ⚠️WARNING!⚠️ - BxB - Mature Content - 🔞🔞 Main Cast : - Kwon Soonyoung (Hoshi) - Lee Jihoon (Woozi) Additional Cast : - Boo Seungkwan - Vernon Chwe - Joshu...
