𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚
𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 • 𝐥𝐢𝐤𝐞 • 𝐬𝐩𝐚𝐦 𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧
Seusai pesta bersama tamu undangan Rina, semua teman dekatnya berkumpul di ruang tengah rumahnya.
Temannya tidak lain dan tidak bukan ya Shella, Joanna dan Niken.
Ada Jean dan ke-lima temannya juga yang sudah duduk dengan tampannya di sisi seberang mereka.
"Capek banget gue, suara gue udah kaya mau ilang aja rasanya" keluh Niken.
Joanna menatap Niken sinis, "udah kaya abis teriak ditengah hutan aja, lo" hardiknya.
Lalu sedetik kemudian, keduanya saling melempar tatapan sinis.
"Bosen nih" keluh Shella.
"Main te o de gas ga?" Ajak Rangga sembari menaik-turunkan alisnya.
"Ayo deh" setuju Shella dengan cepat.
"Botolnya?" Tanya Rina.
"Bentar" balas Justine, ia meneguk air mineralnya yang tinggal sedikit itu sampai tandas.
"Nih" ucap Justine sembari menyerahkan botol mineralnya yang kosong.
Rangga menerima botol di tangan Justine, "duduk dibawah?" Tanya nya.
"Baju gue pendek anjing, gua gampar lo ye" maki Niken kesal.
"Salah lo sendiri pake baju kok pendek bener, mau ngelonte lo?" Ejek Rangga.
Niken melotot tajam, "bangsat lo" makinya.
"Udah anying gausah berantem, cape gue" sela Shella cepat.
"Pake selimut buat nutupin bagian bawahnya" usul Renja.
Rina mengangguk setuju, "oke bentar, gue ambilin dulu."
Lalu setelahnya, Rina beranjak pergi entah kemana— yang pastinya hendak mengambil selimut.
"Serius aaa, tenggorokan gue sakit" keluh Niken lagi.
"Minum, bestie" balas Joanna.
"Gue males berdiri :(" keluh Niken lagi, kali ini ia memperlihatkan ekspresi wajahnya yang dibuat se-memperihatinkan mungkin.
"Manja lo" cibir Joanna.
Tak beberapa lama setelah Joanna mencibir Niken, Rina datang dengan membawa empat selimut untuk masing-masing sahabatnya dan dirinya.
"Kak, auusss" keluh Niken saat Rina menyerahkan satu selimut kepadanya.
"Ambil aja di belakang" balas Rina.
"Males berdiri, kakk" rengek Niken.
"Ambil sendiri, Ken. Gausah manja" balas Rina acuh.
Niken mengerucutkan bibirnya kesal, cukup kecewa dengan balasan yang Rina berikan.
"Babu, ambilin dongg" pinta Niken pada Rangga.
"Najis, males banget" tolak Rangga.
"Ambil sendiri sana, sekalian gue nitip sirup ye. Haus" pesan Shella.
KAMU SEDANG MEMBACA
[✓] SALKIR!
Подростковая литература❗ whitory - TAMAT; SELESAI DI REVISI❗ [⚠️15+] harap bijak memilih bacaan! [⚠️] Mengandung kosa-kata bahasa kasar! [⚠️] HINDARI PLAGIAT! DEKATI SAYA, HAHA. [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!] ❝ Gue kira lo polos, ternyata gue salah ❞ ❝ HAH?! ❞ ❝ ANJIR SAL...
![[✓] SALKIR!](https://img.wattpad.com/cover/315254204-64-k602448.jpg)