ST-07

344 25 2
                                    

| Seruan Takdir : Bagian 7 |

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Apabila anda menemukan kata yang typo, silahkan di tandai dan komen kata yang harus diperbaiki!

Jangan lupa vote dan komen ya!
Jazakunullahu Khairan

"Hati ini bergetar takkala gema takbir memenuhi gendang telingaku"

-Mutiara Alifiyah Irawan, 2022-

Happy Reading :)

Allahu akbar...

Allahu akbar...

Gema takbir yang berasal dari masjid menyadarkan manusia akan kewajibannya terhadap Allah-Sang Maha Pencipta.

Seorang gadis yang sudah bangun beberapa menit yang lalu memasang kembali khimarnya dan membangunkan teman-temannya.

"Ran, Ze ayo bangun udah adzan nih"

Tidak lama mereka pun terbangun, entah angin darimana keduanya tumben bangun hanya dengan satu kali panggilan.

"Ayo!" Ajak Alifiyah yang kini sudah siap dengan mukenah di tangannya, begitupula dengan dua temannya.

Allahu akbar...
Allahu akbar...

Alifiyah yang tengah berjalan menuju ke arah masjid berhenti sejenak. Seruan takbir itu entah mengapa menggetarkan hatinya, seolah ada daya tarik yang membuatnya hanyut dalam syahdu lantunannya.

"Fi ayo" Ujar Rani menarik Alifiyah yang terdiam.

Mereka pun mengerjakan shalat subuh berjamaah. Alifiyah yang sudah selesai melipat mukenahnya mencuri-curi pandang ke arah mimbar masjid, dirinya cukup penasaran dengan siapa yang mengumandangkan adzan subuh tadi.

"Hayo loh cari siapa?" Colek Zena yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Alifiyah.

"Tidak, gak cari siapa-siapa kok" Kilah Alifiyah, dirinya lantas meninggalkan Rani dan Zena.

"Yaelah Fi, kenapa kita ditinggalin" Protes Rani, mereka berdua kemudian mengejar Alifiyah yang sudah keluar dari pekarangan Masjid.

"Kenapa sih Fi?" Tanya Zena, pasalnya setelah shalat Alifiyah mendadak jadi pendiam.

"Gak papa"

"Ceritalah kalau lagi ada yang dipikirin, jangan dipendam sendiri" Tutur Rani merangkul bahu Alifiyah.

"Beneran gak papa kok Ran, Ze"

"Yaudah deh"

Ketiganya kembali ke dalam tenda untuk menyimpan mukenah dan juga mengambil sikat gigi dan juga sabun cuci muka. Untuk sekarang mereka diperbolehkan bersih-bersih terlebih dahulu sebelum nantinya mereka harus melaksanakan kegiatan senam.

Lantunan lagu senam terputar pagi ini. Semua kelas X Mipa berkumpul dan melaksanakan senam bersama beberapa senior anak Ambalan dan juga kakak pelatih. Selesai senam mereka diberikan sarapan dan menanti untuk kegiatan selanjutnya yakni penjelajahan.

***

Kegiatan penjelahan dilakukan di area sekolah. Ada 6 pos yang harus mereka singgahi untuk bisa menyelesaikan kegiatan penjelahan ini. Sebelum memulai perjalanan tiap kelompok harus menebak jawaban dari kertas yang sudah diberikan masing-masing kelompok, yang membuat mereka sedikit kesulitan adalah kertas itu berisikan sandi.

SERUAN TAKDIR [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang