Hai selamat pagi, siang, sore, malam, tengah malam, balik dengan Afa sama ini book dan... //plak// ehem, maaf kelamaan ok kita mulai aja, aku (mungkin) yakin kalean penasaran jangan lupa vote dan komen biar rame ok.
Ok kita mulai hayukk
Keterangan!
Hali -> dari dimensi ini
Hali DL -> dari dimensi lain
Tapi untuk chapter kali ini kita hanya akan membahas yang dari dimensi lain (DL)
Kita akan beralih pada flashback dimana Solar dari dimensi lain tidak diinginkan.
DUAARR
"Ugh.... "
"Dasar alien tidak punya hati, aku sudah menganggapmu sebagai sahabat, tapi ini balasanmu?! "
"Muahahahahaha, dengan semua kekuatan elemental ini, aku bisa menguasai dunia, tidak tapi satu semesta! "
"Dan sekarang... ADALAH GILIRANMU MUAHAHAHAHA"
"Hah....?! "
"JANGAN HARAP, AKU AKAN MENGGUNAKAN BATU KHUSUS INI UNTUK MEMBEKUKANMU! "
Dan seseorang yang bisa kita sebut Tok kasa melempar batu berwarna hijau dan jingga kepada sang alien, kita panggil saja Retakka dan Retakka pun berakhir membeku dan terbiar kan diluar angkasa...
"Huh... Semua..... Sudah berakhir.... " Tok Kasa juga kini hanya bisa pasrah dan terbiar kan di luar angkasa....
.
.
.
.
.
.
.
Hingga pada suatu hari....
Lahirlah kembali para pemegang kekuatan elemental dengan rupa yang berbeda yakni mereka kini menjadi satu keluarga yang bahagia....
Bahagia....?
Iya bahagia sebelum akhirnya adik bungsu mereka lahir dengan kekuatan yang pasti mereka benci....
" Anak-anak ayah pulang bawa adik baru kalian.. " Seru senang Amato sambil membantu sang istri yang sedang menggendong anak terakhir mereka.
"Ayah!! "
" Wah.... Thorn punya adik! " Ucap Thorn mendekat dan melihat sang adik di gendongan ibunya yang sudah duduk di sofa.
"Wah... Lucu... Siapa namanya? " Gempa ikut mendekat bersama Thorn.
"Namanya Boboiboy Solar... Karna dia mirip dengan kalian... " Ucap sang ibu sambil tersenyum, untuk Gempa dan Thorn hanya mengangguk saja tapi tidak dengan yang lainnya.
"Ck.... Kenapa namanya sama dengan 'dia' dan lagi ayah bilang kekuatannya itu adalah cahaya. " Blaze menggerutu di balik dinding dengan Taufan yang juga menatap kesal pada sang bayi atau bisa kita panggil Solar.
"Hei... Kalian tidak boleh seperti itu, mau bagaimanapun dia adalah adik kalian juga, walau Solar adalah 'dia' yang terlahir kembali, belum tentu sifatnya yang dulu juga ada pada Solar kan... " Amato menasehati anak-anak nya yang ada dibalik dinding, Amato paham kebencian anak-anak nya pada Solar, karna ia paham betul masa lalu sang pendahulu sebelum mereka terlahir kembali sebagai anaknya.
"Baik ayah...... " Pasrah anak-anak nya dengan ucapan sang ayah.
Udah?
KAMU SEDANG MEMBACA
Another Dimension (The End)
SonstigesDimensi lain? kalian pasti tahu apa itu dimensi lain kan, entah itu dari cerita fiksi maupun yang ada di internet. Tapi..... bagaimana jadinya jika kalian melihat diri kalian dari dimensi lain? dan apakah nasib diri kalian di dimensi lain sama de...
