Halo halo balik lagi dengan Afa selamat pagi, siang, sore, malam, tengah malam 你们好吗, Afa disini siap menyajikan penyiksa--- maksud Afa cerita-cerita yang masih fresh dari kepala Afa~
Enjoy~
Keterangan!
Hali -> dari dimensi ini
Hali DL -> dari dimensi lain
Setelah kejadian dimana Blaze DL berbaikan dengan Solar DL itu tentu membuat Halilintar DL menjadi marah pasalnya Blaze DL pernah bilang padanya kalau dia tak akan mau memaafkan retakka di kehidupan manapun itu.
Hanya Halilintar DL dan Blaze DL yang berani berbuat lebih pada Solar DL, tapi sekarang apa? Ia berasa dikhianati oleh Blaze DL.
"Penghianat."
Sekarang Halilintar DL semakin membenci sosok yang selalu ia ingat di masa lalu, akh kalau berbicara tentang masa lalu memang tidak ada habisnya.
"Aku tak akan memaafkannya."
"Kenapa kak?"
Halilintar DL bingung, entah hasutan apa yang sosok itu berikan hingga membuat para saudaranya luluh bagaikan es krim yang cair hanya karena panas matahari.
"Aku membencinya."
Ingin rasanya ia kembali ke masa lalu dan menghancurleburkan jiwa yang kini bersemayam di tubuh yang sekarang.
Walaupun Solar DL adalah adiknya, Halilintar DL tidak mau mengakui kalau itu adiknya, TIDAK MAU!
Kini semua orang sedang berkumpul di depan TV sambil menonton TV dan memakan beberapa camilan, waktu hujan memang paling enak itu menonton TV sambil ngemil bersama keluarga kan.... Kan?
"Wih, kacamata baru nih, pinjam dong." Taufan DL langsung merebut kacamata Solar DL yang masih terpasang di wajahnya.
"Keren juga, tapi bikin pusing, ini kamu beli sendiri?" Solar DL menggeleng pelan.
"Kakak yang beri Solar DL." Solar DL menunjuk Blaze DL.
"Wih udah akur ni yeee." Blaze ikut nimbrung.
"Apaan dah, ya... Kan gak ada salahnya sekali-kali." Blaze DL sedikit malu-malu.
"Bukan sekali-kali, tapi memang ini kali pertama kak Blaze DL kasih sunny barang yang berguna." Celetuk Thorn DL.
Semua tertawa kecuali Solar DL yang hanya terkekeh dan Halilintar DL yang nampaknya tak sedang berada di sana.
Ia muak dengan semua drama ini, ia ingin mengakhiri ini.
"Kak Hali DL mau kemana."
"Kamar."
Hali DL yang sudah tak tahan dengan Solar DL yang mampu menarik perhatian semua orang di rumah ini, semua orang bagaikan sudah dicuci otak dengantampang ya yang seakan-akan memasang ekspresi polos dan tak bersalah.
Hali DL menutup kamar Hali dan menguncinya, ia ingin menenangkan pikirannya, sungguh kenapa ia harus terlahiykembali dengan penjahat seperti itu?
"CK, cari muka."
Sementara di depan TV
"Kenapa tuh sisulung kalian, abis makan kanebo kering kah? Kusut amat." Taufan melihat kepergian Hali DL yang langsung masuk ke kamar Hali.
"Biasanya kakak, gak Sudi aku ada di dekatnya jadi jika aku tidak pergi, maka dia yang akan pergi.... Maaf." Solar DL menunduk sambil memainkan semua jarinya.
"A..aku akan memanggilnya." Solar DL bangun dan pergi menuju kamar Hali.
Tok tok tok
Solar DL mengetuk pelan pintu kamar Hali, butuh sekitar 5 menit sebelum akhirnya penghuni yang ada dalam kamar mau membuka pintunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Another Dimension (The End)
SonstigesDimensi lain? kalian pasti tahu apa itu dimensi lain kan, entah itu dari cerita fiksi maupun yang ada di internet. Tapi..... bagaimana jadinya jika kalian melihat diri kalian dari dimensi lain? dan apakah nasib diri kalian di dimensi lain sama de...
