Sweet Cheesecake

1K 77 9
                                        

Keterangan!

Hali -> dari dimensi ini
Hali DL -> dari dimensi lain

.

.

.

Halilintar DL dengan perlahan membuka lemari dan mengeluarkan pisau yang ada di dapur kesayangan milik Gempa.

'Pisau? Gak mungkin yang di bilang kak Taufan DL..... '

Melihat Halilintar DL yang memegang pisau dan mendekat kearah Solar DL, hal cukup untuk membuat tubuh Solar DL bergetar.

"Kak....."

Si kakak sulung masih diam dan hanya berjalan semakin dengan dengan pisau di tangan kanannya.

Tepat di depan Solar DL, Halilintar DL menunduk dan Solar DL hanya menutup matanya.

Dirinya pasrah jika nasibnya berada di tangan kakak sulungnya, mau laripun tak bisa karna kakinya sendiri sisa satu.

Sementara Halilintar DL mengambil kotak yang ia simpan di bawah kasur dan membuka kotak itu.

"Solar DL?"

Perlahan Solar DL membuka matanya dan melihat kakaknya sedang memegang kotak berisi kue.

"Ini... Untuk kamu, maaf dulu Kakak gak beliin kue yang kamu mau tapi sekarang kamu bisa makan sepuasnya dan... Maaf kakak tadi lupa taruh pisau kuenya dimana, jadi pakai pisau yang ada di dapur tapi tenang aja pisaunya gak rasa cabai kok." Halilintar DL menyodorkankan satu kotak berisi cheesecake yang sudah ia beli.

' AGH BIKIN TAKUT AJA, KUKIRA HARI INI ADALAH HARI TERAKHIR AKU DI DUNIA!!'

"Untuk aku?"

"Iya, maaf cuma ini yang bisa kakak kasih."

'CUMA?! SATU LOYANG CHEESECAKE ITU CUMA?!'

"M... Makasih kak."

"Biar aku potongkan." Halilintar DL memotong cheesecake itu cukup kecil agar mudah dimakan Solar DL yang menurutnya bermulut kecil.

Solar DL memakan cheesecake yang sudah dipotong kecil dan rasa manis khas cheesecake menyebar di mulutnya.

"Enak!" Senang? Tentu Solar DL senang ia mendapat makanan enak setelah pulang dari rumah sakit dengan menu makanan yang membosankan.

Sementara Halilintar DL hanya tersenyum tipis melihat Solar DL yang makan cheesecake yang ia belikan dengan lahap dan pancaran bahagia dimatanya pun muncul.

"Hm.... Kakak gak mau?"

"Buat kamu aja."

"Tapi ini banyak, ini kakak makan aja gapapa, aku juga gak bakal habis kalau makan ini sendirian." Solar DL menyodorkan tangannya yang memegang potongan cheesecake.

'Padahal kau dulu sangat menginginkan makanan enak dan tidak bisa mendapatkannya, tapi saat kau punya makanan enak kau selalu membaginya.'

"Baiklah." Halilintar DL menggigit cheesecake yang ada di tangan Solar DL.

"Manis."

"Kan, manis tapi gak bikin eneg.... Makasih kak." Solar DL memberikan senyuman secerah matahari seperti namanya.

"Ya... Manis...."

BRAKKK!!

"WOI KALIAN NGAPAIN?! KENAPA PINTUNYA DIKUNCI?!"

"Hey! Kan udah aku bilang biarin aja!" Solar terengah-engah setelah mengejar Taufan DL.

"Solar..." Ochobot memberikan Solar inhaler.

Another Dimension (The End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang