Halo selamat pagi, siang, sore, malam tengah malam apa kabar? Nungguin? Berapa lama? Lama ya? Huhu maapkeun Afa lama up hehe...
Enjoy
Keterangan!
Hali -> dari dimensi ini
Hali DL -> dari dimensi lain
.
.
.
.
.
Thorn DL menuruti kemauan Solar DL untuk memberikan hadiahnya kepada Blaze DL.
"Kak Blaze DL~"
"Hm? Oh ada adik kesayanganku ini, mau apa? " Blaze DL mengelus rambut Thorn DL, dari jauh Solar DL memperhatikan Blaze DL yang sangat perhatian pada Thorn DL, ada rasa sedikit iri tapi memangnya dia siapa? Solar DL selalu merasa gak berhak untuk merasa iri.
"Kak Blaze DL, Thorn DL ada sesuatu buat kak Blaze DL! " Thorn DL memberikan kotak berisi sepatu yang sudah Solar DL beli dari uang hasil kerja kerasnya.
"Woah..... Terima kasih Thorn DL! " Blaze membuka kotak tersebut dan dengan mata berbinar langsung mengambil sepatu yang ada di dalamnya.
"Kakak suka? "
"Ukurannya pas, terimakasih Thorn DL, kau adik bungsuku yang paling baik, uuh pasti mahal kan sepatu seperti ini. "
Thorn DL terpaksa tersenyum di depan kakaknya, sebenarnya Thorn DL kasihan pada Solar DL.
Blaze DL memeluk Thorn DL sambil mengelus kepalanya sementara Thorn melihat Solar DL yang sedang tersenyum sambil memberikannya jempol. Thorn DL tahu senyuman itu pasti senyum palsu, dimana Solar DL selalu memakai senyuman itu di depan kakak-kakaknya bahkan itu saat dengan Gempa DL atau Thorn DL.
"Kalau gitu aku pake dulu ya dah. " Blaze DL berlari keluar sambil tersenyum sedang dengan sepatu barunya.
Thorn DL menghampiri Solar DL yang masih bersembunyi di balik tembok.
"Makasih kak, setidaknya kak Blaze DL mau menerima hadiah ku... Walau aku tak dianggap... " Nada bicara Solar DL menjadi lebih pelan.
"Harusnya Solar DL aja yang kasih. "
"Gak kak... Nanti kalo Solar yang kasih gak bakal di terima... Terimakasih kak. " Solar DL memeluk Thorn DL dan itu membuat Thorn DL terkejut, biasanya Solar DL ini tidak pernah memeluknya lebih dulu, selalunya dia yang memeluk Solar DL.
Sementara Thorn DL dan Solar DL sedang berpelukan ada sepasang mata yang menatap mereka dengan tatapan seperti jijik dan kesal yang menjadi satu.
"Ternyata dari anak sialan itu ck. " Blaze melihat sepatunya dan langsung melepasnya.
"Tak sudi aku memakai barang bekas tangannya. "
.
.
.
Semua orang sedang di kedai karna di kedai sangat banyak pelanggan jadi mereka membutuhkan tenaga ekstra dan yang dirumah hanya Solar DL, Blaze DL dan Taufan... Oh ya dan 1 robot bulat kuning Ochobot.
Solar DL karna tidak melakukan apa-apa jadi ia memutuskan untuk menyapu itung-itung gak jadi beban di dimensi ini, mereka sudah hidup menumpang ya kali seenak jidat sendiri yekan.
Rasanya tenang, hanya ada suara sapu yang bergerak menyapu debu dan kotoran.
"Heh sialan! Sini ikut aku. " Blaze DL menjambak rambut Solar DL sambil berjalan keluar rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Another Dimension (The End)
RandomDimensi lain? kalian pasti tahu apa itu dimensi lain kan, entah itu dari cerita fiksi maupun yang ada di internet. Tapi..... bagaimana jadinya jika kalian melihat diri kalian dari dimensi lain? dan apakah nasib diri kalian di dimensi lain sama de...
