punished

4 1 0
                                    

Amira dan Alana keluar kelas mereka berjalan menuju koridor kelas 11 IPA, saking bosannya mereka melakukan hal yang belum pernah mereka berdua lakukan.

" Baru kali ini gue berani keluar kelas waktu jamkos, gimana kalau ketahuan? " Alana benar-benar takut jika ketahuan oleh guru lain.

" Sama, lagian kita juga bosen di kelas Lan " Amira berjalan sambil terus menatap ke belakang sesekali takutnya ada guru yang melihat mereka berdua.

Chandra masih fokus memperhatikan guru yang sedang menjelaskan materi, Alana dan Amira mengintip di jendela kelas IPA 1.

" Cowok gue kalo belajar ganteng juga, ga kuat sumpah " Alana sangat senang ia bisa melihat pacarnya yang sedang fokus belajar.

" Cowok gue lebih ganteng si " Amira juga tak mau kalah.

" Iyalah kan cowok, masa iya cowok cantik " Sahut Alana sambil terus menatap ke arah Chandra.

Tak lama setelah beberapa menit Chandra menoleh ke arah jendela kelas karena ia merasa ada yang memperhatikan dirinya, dan ternyata benar saja disana ada Alana membuat guru yang sedang menjelaskan pun berhenti lalu menatap kearah yang sama dengan Chandra.

" Siapa disana? " Tanya guru itu sambil menatap Alana dan Amira.

Seluruh siswa dan siswi kelas IPA 1 itu menatap ke arah mereka berdua yang sedang mengintip, akhirnya Alana dan Amira menunduk agar tidak ketahuan.

Guru itu pun keluar ia mau memastikan apakah ada murid yang keluar kelas di jam pelajaran seperti ini.

" Aduh gawat Del, pacar kita bakal kena hukuman kayaknya " Ucap Chandra pelan.

" Mereka sendiri yang cari masalah, udah kalo mereka di hukum ya gapapa " Sahut Edgar.

Fadel dan Chandra menatap Edgar dengan tatapan tajam. " Mereka pacar kita, Lo diem aja deh " Kata Fadel.

" Ya udah sorry, gue tarik kata-kata gue tadi diubah jadi kalo cewek kalian di hukum kasian juga semoga aja ga kena hukum " Jelas Edgar lalu ia kembali menatap ponselnya.

" Terserah Lo dah " Chandra kembali memperhatikan pacarnya.

" Kalian berdua anak IPS kan, kenapa jam segini diluar kelas! " Tegur guru itu membuat Alana dan Amira terkejut.

" Maaf bu, saya kebetulan lewat aja tadi sama temen saya " Sahut Alana sambil tersenyum.

" Mana ada kebetulan lewat, kalian berdua ngintip kelas ini " Guru itu tidak percaya.

Amira dan Alana saling menatap sepertinya mereka akan di hukum, sudah ada feeling kalau ini akan menjadi masalah besar.

" Kalian berdiri di lapangan sampai bel pulang, biarin kalo ada guru kalian yang masuk biar saya yang jelasin ke guru kalian " Perintah guru itu, akhirnya Alana dan Amira pasrah mereka pun berjalan menuju lapangan lalu berdiri di depan tiang bendera.

" Jangan ada yang pergi dari sini, ngerti! " Guru itupun langsung pergi ke kelas IPA 1 lagi.

" Kan ini jadi masalah, ide Lo bikin kita di hukum " Ucap Alana sambil merasakan panasnya matahari.

" Sorry, kirain gue di kelas Fadel ga ada guru " Amira meminta maaf.

" Tuh kan mereka di hukum " Kata Fadel sambil menatap Chandra.

Chandra langsung berdiri lalu ia keluar dari kelas begitupun Fadel ia mengikuti cara Chandra, saat mereka keluar guru yang sedang menjelaskan materi pun kembali menatap ke arah mereka berdua yang keluar dari kelas.

Sungguh sangat terlihat jika Chandra sangat menyayangi Alana, ia tidak ingin kekasihnya kenapa-napa alias Chandra ingin selalu melindungi Alana kapanpun dan di manapun.

Numb love {TAMAT}Where stories live. Discover now