Malam ini Edgar dan Chandra kembali bertemu karena masalah waktu siang tadi belum selesai, mereka bertemu di tempat sepi agar tidak mengganggu warga yang ada disana.
" Dijaga ya mulut Lo! " Edgar menonjok sudut bibir Chandra.
Chandra tersenyum devil. " Tapi emang kenyataan, Alana itu cewek murahan " Ungkapnya membuat Edgar semakin emosi.
" Gue bilang jaga mulur Lo!, BISA DENGER GUE GAK " Teriak Edgar dengan keras sambil menarik kerah baju Chandra.
" Ada urusannya sama Lo? " Chandra mendorong Edgar sampai terjatuh di tanah.
Edgar berdiri. " Iya, kalo ada yang berani sakitin Alana harus hadapin gue dulu " Chandra tersenyum miring.
" Lo suka sama cewek itu? " Chandra menebaknya.
" Kalo iya kenapa, dia bukan cewek murahan dia gak pernah jual diri atau apapun itu dia cewek baik " Jelas Edgar kini mereka berhadapan.
" Tapi kenapa dia setelah putus sama gue, balikan sama Evan gercep banget makanya gue bilang aja murahan karena banyak cowoknya " Sahut Chandra sambil tersenyum sinis.
" Lo bego atau bodoh, kayak gitu Alana sengaja buat manasin Lo " Edgar malas untuk debat lagi jadi ia pergi saja dari sana.
Chandra terdiam sebenarnya ia salah atau tidak kepada Alana, sungguh aneh justru Chandra yang salah kenapa ia selingkuh dengan Citra sejak saat itu.
" Gue salah, dulu gue deketin Alana supaya dia mau jadi cewek gue, sekarang gue sadar gue udah salah sama dia " Sadar Chandra yang masih terdiam di tempat asalnya.
Alana sedang merebahkan tubuhnya di atas kasur matanya menatap langit-langit kamar, ia mengingat kejadian di cafe tadi Chandra yang tiba-tiba muncul dan menghajar Edgar.
" Edgar baik banget " Ucap Alaba sendiri.
Edgar kini datang ke rumah Fadel karena ia akan menceritakan tentang Chandra tadi, sekalian menginap disana karena mau bermain game bersama seperti biasanya karena ini malam minggu.
" Eh bro! " Sapa Edgar yang sudah masuk ke dalam rumah Fadel.
Fadel menoleh. " Sini, gue udah siapin cemilan yang banyak, biasanya kita bertiga sekarang cuma berdua " Ucap Fadel sambil menatap Edgar yang sudah duduk di sebelahnya.
" Udah biarin, tadi siang waktu di cafe gue tiba-tiba di hajar sama Chandra dia beneran udah berubah banget " Apa yang dikatakan Edgar membuat Fadel terkejut.
" Dia ngehajar Lo tiba-tiba, sumpah ga nyangka banget gue cowok kayak Chandra jadi badboy sekarang " Fadel benar-benar tidak menyangka.
" Gue juga gatau, aneh sama tu orang bisa-bisanya berubah cuma karena di putusin Alana " Sahutnya sambil memakan cemilan.
" Menurut gue bukan berubah Gar, itu sikap aslinya yang kita gatau " Fadel berpikir seperti itu.
" Lo ada benernya juga, tapi gue ngakak dia gak jelas marah sama gue cuma karena gue berdua sama Alana di cafe tadi " Jelas Edgar membuat Fadel semakin berpikir.
" Mungkin aja Chandra masih sayang sama Alana, atau emang dia mau cari masalah aja " Mereka saling menebak tapi ini tidak akan selesai jadi mereka berdua memutuskan untuk bermain game sekarang saja.
Saat sedang bermain ponsel Fadel berbunyi tanda ada telepon masuk, itu telepon dari pacarnya jadi ia berhenti bermain game dan mengangkat telepon itu Fadel memberi isyarat untuk mengangkat telepon dahulu kepada Edgar.
Edgar mengangguk ia juga memutuskan untuk menyudahi game nya, ia langsung menelepon Alana karena ingin memberitahu kalau besok tidak jadi pergi ke acara reuni.

YOU ARE READING
Numb love {TAMAT}
Fiksi RemajaAlana Ketlovly seorang gadis yang ingin sendirian meskipun banyak laki-laki yang mendekatinya ia selalu menolak, alasannya adalah ia trauma dengan masa lalu ia sering di sakiti oleh laki-laki sekarang Alana merasa mati rasa hingga akhirnya ia bertem...