*
*
*
*
*
*Edgar dan Alana sudah sampai di rumah disana ada Nova yang sedang duduk di teras rumah menunggu mereka pulang, saat melihat Alana dibopong oleh Edgar Nova pun panik.
" Edgar, Alana kenapa? " Tanya Nova sambil berjalan menuju ke dalam mengikuti Edgar.
Edgar menidurkan Alana di kamarnya." Gini Tante, tadi di sekolah Alana di kunciin di gudang sama orang yang gak suka sama kita berempat " Jawab Edgar dengan jelas.
" Ya ampun, siapa dia biar Tante yang kasih dia pelajaran " Nova benar-benar sangat marah.
" Gapapa Tante, itu urusan Edgar aja " Edgar tersenyum.
" Kalau gitu kamu mandi, abis itu makan malam ya Tante mau ngurusin Alana dulu " Suruh Nova kepada Edgar.
Edgar mengangguk mengerti. " Siap Tante " Setelah itu Edgar langsung masuk ke dalam kamarnya.
Nova masuk ke dalam kamar Alana disana Alana masih memakai baju seragam sekolah, Nova berniat untuk menggantikan baju yang Alana pakai menjadi baju tidur.
" Badan kamu panas nak " Ucap Nova sambil memegang dahi Alana yang panas karena demam.
Akhirnya Nova turun dan mengambil kompresan dan air hangat untuk Alana, Edgar sudah berada di ruang makan ia bersiap untuk makan.
" Kenapa Tante? " Tanya Edgar yang melihat ekspresi wajah Nova seperti sedang khawatir.
" Badan Alana panas, dia demam " Jawab Nova sambil mengambil air hangat.
" Kayaknya gara-gara dia takut sama tikus Tan, jadi demam karena syok " Edgar menjelaskan.
" Kamu masih ingat ternyata, bagus deh kalau gitu berarti lain kali kamu bisa jagain Alana lebih baik dari sekarang ya " Nova tersenyum ke arah Edgar lalu ia naik ke atas dan ke kamar Alana.
Edgar berpikir kalau ia masih tidak benar menjaga Alana Edgar merasa bersalah, mungkin nanti jika Alana sudah kembali masuk sekolah ia akan menjaga Alana dengan lebih baik dari sekarang.
Alana sedang di kompres dengan air hangat Edgar pun masuk ke dalam kamar Alana karena Nova yang menyuruhnya, Edgar duduk di tepi kasur Alana dan memegang pipi Alana yang panas.
" Cepet sembuh cantik! " Ucap Edgar sambil tersenyum, padahal disana Alana masih tertidur.
Alana membuka matanya secara perlahan membuat Edgar terkejut karena Alana sudah bangun, Alana mendengar semuanya dari awal naik taksi ia menutup matanya hanya karena ingin tidur tapi ia tidak tertidur dengan nyenyak.
" Gue udah denger semuanya Gar " Kata Alana dengan lemas.
Edgar membelalakkan matanya. " Dengerin apa maksud Lo " Balas Edgar yang tidak mengerti.
" Gue tau Lo sayang sama gue, gue tau Lo suka sama gue gue tau semuanya Gar" Sahut Alana sambil memegang tangan Edgar.
" Terus kalau Lo udah tau, Lo mau apa Lan? " Tanya Edgar ia mengusap tangan Alana yang memegang tangannya.
" Gue mau kita jangan ngejauh, tetep ada di sisi gue ya sampai kapanpun jangan pernah pergi dari hidup gue " Jawaban Alana membuat Edgar mengeluarkan air mata.

YOU ARE READING
Numb love {TAMAT}
Fiksi RemajaAlana Ketlovly seorang gadis yang ingin sendirian meskipun banyak laki-laki yang mendekatinya ia selalu menolak, alasannya adalah ia trauma dengan masa lalu ia sering di sakiti oleh laki-laki sekarang Alana merasa mati rasa hingga akhirnya ia bertem...