7

1.4K 138 1
                                        

Renjun mengerjapkan matanya secara perlahan karena mendengar ketukan pintu lalu diapun duduk diatas tempat tidur.

"Gege! Ayo turun sebentar lagi akan makan malam!" Ucap shotaro dari balik pintu kamar renjun.

"Ya!" Saut renjun dan diapun melihat sekeliling kamarnya lalu diapun menumukan note dari tunangannya.

"Injunie, karena kau sangat nyenyak aku tidak mau membangunkan mu, Nana pulang dulu ya sayang, sampai jumpa di sekolah besok😘"

Renjun tersenyum lalu diapun langsung mandi dan setelah beberapa menit diapun turun ke lantai satu mansion itu.

Di lantai satu.

"Sepertinya pelukan jaemin ge sangat hangat, Gege sampai hampir saja melewatkan jam makan malam." Ucap taro dan renjun hanya menatap datar adik bungsunya itu lalu diapun duduk disebelah ibunya.

"Kau sudah baikan dengan jaemin?" Ucap winwin mengelus kepala anaknya itu.

"Sudah ma." Ucap renjun sembari menganggukkan kepalanya.

"Jelas saja karena renjun tidak bisa marah lama-lama pada jaemin." Ledek dejun.

"Kayak kau bisa saja marah lama dengan Dery ge " Ucap renjun membalas ucapakan kakak sulungnya itu. Samuel hanya tertawa melihat dua saudara itu.

"Siapa yang menyuruhmu tertawa Samuel?" Datar dejun sembari menatap tajam Dery.

"Apa menurutmu ini sangat lucu oniichan?" Datar renjun dan menatapnya tajam. Samuel menelan ludahnya susah payah.

"Oniichan, kalau tidak berani tak perlu memancing mereka." Ucap asahi menggelengkan kepala melihat kakak sulungnya itu sedangkan Yoshi dan haruto hanya diam dengan wajah datarnya. Mereka sangat jarang sekali berbicara. Dan jika harus berbicara hanya seperlunya saja.

"Otusan dimana ma?" Ucap taro melihat winwin.

"Paling sebentar lagi juga pulang taro." Ucap winwin.

Dan benar saja, yuta, Yuto, dan semuanya pulang. Renjun yang melihatnya tersenyum lalu memeluk Yuto bukan yuta.

"Otusan." Pekik renjun karena dia memang sengaja memeluk Yuto, dia suka otusannya itu menunjukkan ekspresi lain selain datarnya itu.

"Hoshi. Aku yang ayahmu bukan dia." Ucap yuta datar tapi terkesan datar itu. Renjun tertawa dan belum menyadari siapa yang datang dengan kedua orang itu. Bahkan semuanya juga karena mereka fokus pada renjun yang sangat menggemaskan.

"Baiklah otusan. Mianhe." Ucap renjun tersenyum lalu diapun melepaskan pelukannya pada Yuto lalu mengecup pipi yuta.

"Oh? Key samchun? Taemin imo? Jung woo Hyung?" Ucap renjun kaget dan semuanya juga kaget untuk itu.

"Kapan kalian sampai Hyung?" Ucap winwin menatap Taemin dan key.

"Sebenarnya dari tadi, tapi suamimu. Biasalah." Ucap key datar.

"Maafkan dia hyung." Ucap winwin tersenyum. Renjun melihat seseorang yang baru itu, lalu diapun menatapnya bingung.

"Otusan? Ojisan? Siapa dia?" Bingung renjun dan semuanya memperhatikan daehwi.

Black Love (jaemren)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang