Semua tenda sudah selesai dibangun, dan sekarang semuanya terlihat tengah berkumpul di tenda yang dijadikan tempat perkumpulan mereka semua.
"Baiklah sekarang mengenai pembagian tendanya. Satu tenda untuk tidur dua orang, dan kami para nyonya sudah membuat list nama disetiap tenda yang sudah kami berikan nomor saat ini." Ucap taeyong yang diangguki oleh ten, winwin, Doyoung, Changmin, Taemin dan Kyung Soo.
"Ya baiklah, cepatlah bacakan sekarang imo, aku sudah sangat lelah." Ucap yangyang.
"Baiklah tenda 1 ditempati oleh Mama winwin dan yuta otusan. Tenda 2 akan ditepati oleh aku dan Jaehyun suamiku, tenda 3 akan ditepati oleh mommy ten dan daddy Johnny, tenda 4 akan ditepati oleh bunda Doyoung dan ayah suhyeok, tenda 5 akan ditepati oleh mommy Taemin dan Daddy key, tenda ke6 akan di tepati oleh mommy Kyung soo dan Daddy kai, tenda 7 akan ditepati oleh mommy Changmin dan daddy yunho. Tenda 8 ditepati oleh Mama wooseok dan Yuto otusan Untuk tenda selanjutnya akan dibacakan oleh mommy ten." Ucap taeyong.
"Baiklah dengarkan karena aku tak akan mengulangi lagi, dan tak ada yang boleh protes, karena ini tak bisa diubah, mengerti?" Karena yang belum mendapatkan tenda adalah para anak, semuanya hanya menganggukkan kepalanya saja.
"Baiklah tenda 9 ditepati oleh Jung sungchan dan Nakamoto Shotaro." Mendengar hal itu sungchan hanya bisa menghela nafas berat sedangkan shotaro menatap tengil padanya.
"Tenda 10 ditepati oleh Seo Hendery dan Nakamoto De Jun. Tenda 11 ditepati oleh Na Jaemin dan Nakamoto Renjun." Membuat Renjun membulatkan matanya dan menatap kesal pada keputusan ten, dia sangat yakin kalau ini adalah pekerjaan jaemin saat ini. Membuatnya hanya bisa diam dalam kekesalannya dan bersumpah akan membunuh pria Na itu.
"Tenda 12 ditepati oleh Lee jeno dan seo Haechan, tenda 13 ditepati oleh Nakamoto Samuel dan Lee Daehwi, tenda 14 akan ditepati oleh Mark Lee dan Kim Jung woo." Membuat kedua nya kaget bukan main.
"Selanjutnya, tenda 15 akan ditepati oleh Lee Yangyang dan winter Lee." Ucap ten karena mereka memutuskan akan lebih baik Yangyang menjaga adiknya dan menggantikan tugas jeno yang selalu menjaga mereka berdua.
"Selanjutnya tenda 16, karena tinggal tiga orang, maka tenda ke 16 diisi oleh Nakamoto Yoshi, Nakamoto haruto, dan Nakamoto asahi. Cukup sekian, sekarang kalian bisa istirahat di tenda masing-masing, setiap tenda ada tulisan nomor, jadi kalian akan gampang menemukannya." Ucap ten. Renjun lantas pergi begitu saja dengan menyandang tas ranselnya dan membawa kopernya jaemin langsung menyusulnya begitu saja.
Renjun mempercepat langkahnya karena dia tahu jaemin mengejarnya tapi tetap aja dia kalah, karena Jaemin berhasil mengejarnya saat ini dan mengambil alih kopernya.
"Aku tak butuh bantuanmu tuan na." Tapi jaemin hanya diam saja dan berjalan lebih dulu dari renjun hingga membuat sang empu mendengus karena nya.
Disaat bersamaan dia merasakan rangkulan dari seseorang dan diapun menoleh seketika.
"Berbaikan lah dengan jaemin, kau membuat suasana buruk disini renjun." Ucap yangyang sih pelaku yang merangkulnya.
"Bukan urusanmu." Ketus renjun lalu diapun melepaskan rangkulan Yangyang dan pergi menuju tendanya dengan menghentakkan kakinya kesal membuat Yangyang hanya bisa menggelengkan kepalanya karena sahabatnya itu sangat menggemaskan. Bagaimana mungkin renjun akan segera menjadi nyonya Na kalau tingkahnya masih seperti bayi itu. Pikir Yangyang.
#####
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Love (jaemren)
Fiksi PenggemarNa Jaemin adalah anak satu-satunya keluarga mafia Na yang terkenal tidak tersentuh dan sangat bucin pada sang tunangan yang dijodohkan dengannya, Nakamoto Renjun, anak kedua dari mafia terkenal di Jepang. juga disertai perjalanan cinta anak bungsu k...
