Yuta, Yuto, seongwoo dan Daniel masih berada di dalam ruang rawat daehwi lalu merekapun mendengar ketukan pintu dan Daniel langsung membukakan pintu.
Ceklek.
Kelimanya melihat kearah pintu terbuka, daehwi hanya menatap bingung karena tak mengenal mereka sama sekali.
"Kau tidak sopan Yuto." Datar pria yang merupakan sepupu jauh Nakamoto itu, Kim key dan istrinya Lee Taemin atau Kim Taemin juga anak semata wayangnya Kim Jung woo.
"Sudahlah. Jangan bertengkar lagi Hyung. Ada apa yuta?" Ucap Taemin.
"Bisa periksa dia?" Ucap yuta datar sembari menunjuk daehwi yang ada diatas bangsal nya.
"Baiklah." Ucap Taemin lalu diapun mendekat dan memeriksa daehwi.
"Samchun." Ucap Jung woo menyapa kedua orang itu.
"Hmm." Datar yuta.
"Kau akan pindah kesekolah dimana Samuel, dejun, renjun dan taro juga kan?" Ucap Yuto menatap Jung woo.
"Ne samchun. Mungkin dua hari lagi aku bisa sekolah disana."
"Baguslah." Ucap Yuto.
"Siapa dia sebenarnya?" Ucap key menatap kakak beradik itu.
"Dia anak Lee jin woo, Hyung tau kalau aku berutang Budi padanya. Dia menampungku dan Yuto dulu, dia tiada karena dibunuh oleh keluarga lai. Hanya putera sematawayang mereka yang selamat. Aku akan melindunginya." Ucap yuta datar.
"Itu benar Hyung, aku akan melindunginya juga. Jika dia boleh pulang, maka kami sepakat akan membawanya ke mansion Nakamoto, tempat dimana kalian juga akan tinggal." Ucap Yuto.
"Baiklah, aku juga akan ikut menjaganya." Ucap key sembari melihat istrinya yang sedang memeriksa daehwi dengan fokus.
"Bagaimana Taemin Hyung?" Ucap Yuto.
"Kondisinya baik, hanya mentalnya saja mungkin sedikit ada trauma nantinya, lebih baik dia dibawa pulang saja. Mengingat wooseok adalah dokter psikolog bukan?" Ucap taemin.
"Ne Hyung, daehwi. Kau ikut dengan kami ya." Ucap Yuto mendekat pada daehwi tapi dia menggelengkan kepalanya.
"Kau tenang saja, kami orang baik. Kau akan aman dengan kami. Oke?" Ucap Yuto dan daehwi mencoba mencari kebohongan dari mata Yuto tapi yang dia dapat adalah ketulusan hingga dia mengangguk setuju membuat Yuto lega bahkan yuta yang berwajah datar dari tadi sangat lega mendengar jawabannya.
At. Mansion Na.
Taeyong sedang berkumpul dengan ten Lee istri seo Johnny, Kim Doyoung istri Lee Shohei, Do Kyung Soo istri kai, dan changmin istri dari Yunho di kediamannya karena mereka ingin memberikan hadiah selamat datang kembali pada winwin dan wooseok yang jelas berada dalam geng mereka. Istri dari para mafia yang berkedok pengusaha itu.
"Kira-kira apa yang akan kita berikan pada keduanya?" Bingung ten.
"Aku juga bingung, winwin sangat sederhana sekali. Bahkan wooseok juga sama. Aku bingung." Ucap taeyong.
"Itu kan besanmu taeyong. Masak kau tidak tau?" Ucap ten.
"Excusme? Itu juga besanmu nantinya ten." Ucap Doyoung.
"Aaa, aku lupa." Ucap ten tersenyum canggung.
"Berikan saja hal sederhana." Ucap Kyung Soo datar.
"Ya, aku setuju dengan kyung soo, kita bisa berikan barang antik yang disukai keduanya." Ucap Changmin.
"Hyung benar, aku akan mencarikannya yang paling bagus." Ucap taeyong tersenyum.
"Tumben anakmu belum pulang tae." Ucap Changmin.
"Hyung seperti tidak tau saja. Palingan dia berada di mansion Nakamoto lebih dulu, karena tunangannya. Dia tidak akan bisa berjauhan darinya." Ucap taeyong mengingat anaknya itu akan berubah dengan renjun, hanya dengan renjun.
"Kau benar juga. Aku harap Dery sudah pulang, kalau tidak mungkin aku akan segera diamuk yuta Hyung kalau sampai dejun mengandung." Ucap ten.
"Sepertinya sebelum itu, yuta Hyung akan mengamuk pada Taeyong Hyung karena jaemin dan renjun bisa saja lebih duluan melakukannya. Mengingat mereka sangat intim jika bersama." Ucap Doyoung terkekeh.
"Kau benar juga." Ucap taeyong terkekeh dan semuanya hanya tertawa dengan senang.
At. Mansion Nakamoto.
Jaemin membuka matanya karena dia ketiduran lalu melonggarkan pelukannya pada tunangannya yang masih sangat nyenyak di dekapannya itu.
"Kau sangat cantik sekali sayang. Aku tidak akan membiarkanmu lepas dariku. Tidak sekarang ataupun nanti." Ucap jaemin sembari mengelus pipi chubby renjun, bahkan sang empu tidak merasa terganggu karena renjun memiliki julukan hibernasi saking sukanya dia tidur. Jaemin tersenyum lalu mengecup singkat bibir yang menjadi candu nya itu lalu diapun melepaskan pelukannya secara perlahan dan duduk lalu diapun meninggalkan not yang di letakkan diatas nakas.
"Mimpi yang indah sayang, nana pulang dulu." Ucap jaemin lalu mengecup dahinya kembali dan keluar dari kamar tunangannya itu.
Ting!
Jaemin keluar dari lift dan diapun melihat samuel yang sedang menonton sendirian. Samuel juga melihatnya dan menghentikannya.
"Kau akan pulang?"
"Ne." Datar jaemin.
"Injunie tidur?"
"Hmm."
"Kau sudah pamit dengannya bukan?"
"Hmm, aku pamit oniichan. Katakan pada Mama win dan Mama wooseok."
"Oke." Ucap Samuel lalu jaeminpun pergi begitu saja.
"Wah, dia bahkan lebih dingin dariku. Aku merasa kedinginan didekatnya." Monolog Samuel. Taro yang kembali dari dapur dengan segelas susu cokelat langsung menatap bingung Samuel.
"Kenapa denganmu oniichan?"
"Kau mengagetkanku saja." Kaget Samuel.
"Habisnya kau aneh sekali. Apa kau kedinginan?"
"Tidak." Datar Samuel.
"Lalu? Kenapa kau memeluk dirimu sendiri?" Bingung taro.
"Tidak ada, sudahlah kau istirahat di kamarmu saja." Kesal Samuel.
"Kau aneh sekali. Aku juga akan kembali kekamar ku oniichan. Bye!" Kesal taro lalu diapun menuju lift menuju lantai 3 karena kamar taro, dejun, renjun, Samuel, haruto, Yoshi, Asahi dan Jung woo nantinya akan ada dilantai tiga begitu pula kamar daehwi. Sedangkan kamar orangtua mereka ada dilantai dua.
Sementara itu, dejun dan dery saat ini berada di Namsan tower menikmati pemandangan dari atas sana.
"Kenapa kau dari semalam tidak bisa di hubungi sayang? Bahkan kau muncul secara tiba-tiba hari ini, kau tau aku sangat mencemaskan mu." Ucap Dery.
"Aku kesal padamu." Ketus dejun.
"Apa aku punya salah?"
"Aku tau kau sangat di idolakan oleh semua wanita dan submissive. Kau tau aku tak suka itu, itulah kenapa aku dan renjun sepakat tidak mengaktifkan ponsel kami." Ketus dejun. Dery tersenyum mendengar itu lalu merangkul tunangannya itu.
"Yang terpenting aku tak menanggapi semuanya sayang. Karena aku telah memilikimu. Dan aku akan menjadi milikmu selamanya sayang."
"Aku tau itu. Dan memang seharusnya begitu." Ucap dejun ketus dan menyandarkan kepalanya pada bahu Dery.
###
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Love (jaemren)
FanfictionNa Jaemin adalah anak satu-satunya keluarga mafia Na yang terkenal tidak tersentuh dan sangat bucin pada sang tunangan yang dijodohkan dengannya, Nakamoto Renjun, anak kedua dari mafia terkenal di Jepang. juga disertai perjalanan cinta anak bungsu k...
