Hari sudah masuk jam makan malam, di mansion utama yunho dan Changmin terlihat mereka berdua sedang makan malam dengan anak sematawayang mereka berdua dengan tenang. Sampai yunho mulai bersuara.
"Sungchan?" Sang empu lantas melihat sang ayah yang menatapnya datar tanpa ekspresi sama sekali.
"Bagaimana menurutmu dengan perjodohan dan pertunangan yang sudah terjadi diantara beberapa orang termasuk sepupumu?" Ucap yunho.
"Tidak ada. Kenapa tiba-tiba daddy bertanya hal itu?" Ucap sungchan datar.
"Bagaimana dengan Shotaro?"
"Memangnya dia kenapa?" Datar sungchan yang jelas bingung tapi tak terlihat jelas sama sekali. Changmin yang melihat anak sematawayangnya semakin mirip dengan suaminya hanya menghela nafas beratnya saja.
"Kalian benar-benar sangat mirip. Dan satu hal lagi yang membuat kalian mirip, sama-sama tidak peka." Ucap Changmin ketus.
"Apa maksud mommy? Aku tidak mengerti." Ucap sungchan.
"Memangnya apa yang kau mengerti." Ketus Changmin.
"Daddy sudah bicara dengan yuta. Dan kami berdua setuju akan menjodohkanmu dengan Shotaro." Ucap yunho datar dan itu membuat sungchan kaget tapi tetap dengan wajah datarnya itu.
"Jadi mereka setuju hyung?" Ucap Changmin menatap senang pada suaminya itu.
"Hmm. Mereka setuju. Jadi kau tidak bisa menolak sama sekali sungchan, mengerti?" Ucap yunho dan sungchan hanya menganggukkan kepalanya lagian percuma saja menolak, karena dia tahu semua ini pasti akan terjadi cepat atau lambat.
"Jadi kapan kita akan melakukan acaranya?" Ucap Changmin yang paling antusias saat ini.
"Minggu ini. Kita akan melakukannya. Jadi percuma jika menunggu terlalu lama." Ucap yunho dan Changmin semakin senang apalagi dia akan mendapatkan calon menantu yang sangat menggemaskan. Walaupun lebih menggemaskan renjun, tapi Shotaro juga tak masalah. Apalagi Shotaro cukup dekat dulunya dengan sungchan dan mereka pasti akan lebih cepat saling mencintai nantinya.
At. Mansion utama keluarga Nakamoto.
Terlihat semua keluarga Nakamoto sedang makan malam dengan tenang termasuk renjun, yang memang baru pulang saat akan makan malam, tadinya Winwin sempat mengajak tunangan anaknya untuk makan malam bersama tapi jaemin menolak karena sudah janji akan makan malam dengan keluarganya.
Dan saat semuanya tengah makan dalam diam, yuta tiba-tiba membunyikan gelas tanda meminta perhatian semuanya.
"Ada yang akan aku sampaikan pada kalian semua." Ucap yuta datar.
"Apa ada masalah hyung?" Ucap yuto menatap kakaknya itu.
"Aku dan winwin sudah sepakat akan satu hal." Ucap yuta dan itu membuat semuanya menatap yuta ingin tahu.
"Kami sepakat dengan yunho hyung dan Changmin hyung akan menjodohkan Shotaro dengan sungchan."
"Aku otusan?" Ucap Shotaro kaget dan tak menyangka akan mendengar semua ini.
"Ya. Apa kau keberatan?" Ucap yuta menatap anaknya itu.
"Kenapa tiba-tiba otusan dan mama mengatakan hal itu?" Ucap renjun menatap orangtuanya itu.
"Karena ini demi kebaikan adikmu renjun, kau tahu berapa banyaknya musuh kita bukan? Mama hanya tidak mau dia salah pilih.' Ucap winwin.
"Bagaimana menurutmu Shotaro? Kalau imo tidak salah ingat, kau sangat dekat dulu dengannya bukan?" Ucap Taemin.
"Imo benar." Ucap Shotaro sembari menganggukkan kepalanya.
"Jadi bagaimana taro? Kau akan menerima perjodohan ini?' Ucap dejun.
"Ya baiklah.' Ucap Shotaro santai lalu memakan makanannya.
"Kenapa sangat mudah sekali untuk memutuskan semuanya?" Ucap daehwi bingung dengan keluarga blasteran Jepang-China ini.
"Sebenarnya tak mudah hyung, hanya saja aku sudah mengenalnya dan sangat tahu seperti apa dia. Jadi perjodohan ini tak sepenuhnya buruk.' Ucap Shotaro santai. Dan daehwi hanya terdiam mendengar jawaban Shotaro.
"Kapan acara pertunangannya akan dilakukan hyung?" Ucap wooseok.
"Minggu ini, sama dengan hari pertunangan Samuel dan daehwi. Kalian berdua tidak keberatan bukan?" Ucap yuta menatap yuto dan wooseok.
"Tentu saja tidak hyung. Kita ini keluarga. Bagaimana mungkin aku keberatan, bukan begitu sayang?" Ucap yuto lalu melihat kearah istrinya dan wooseok hanya tersenyum sembari menganggukkan kepalanya.
"Aku tak menyangka akan mendengar hal ini." Ucap renjun.
"Tentu saja. Apalagi kau hanya menganggap kami tak ada kalau bersama dengan nana mu itu." Ketus dejun dan renjun hanya memutar bola matanya malas.
"Kau sangat benar dejun." Ucap jungwoo tertawa pelan.
"Tak ada yang lucu hyung." Datar renjun dengan aura yang mengerikan dan jungwoo langsung menghentikan tawanya dan makan sedangkan renjun masih berwajah kesal saat ini.
At. Mansion utama kaisoo.
Kai dan kyung soo terlihat tengah makan dengan tenang bersama dengan anak sematawayang mereka.
"Ekhem!"
"Minum jika kau haus mark." Datar kyungsoo.
"Mommy? Daddy? Apa kalian sudah berbicara mengenai perjodohan antara aku dan jungwoo?" Penasaran mark.
"Kami sudah bertemu dengan orangtuanya. Tapi mereka belum memberikan jawaban apapun, kau harus bersabar mark." Ucap kyungsoo.
"Lagian kau juga harus berjuang sendiri untuk mendapatkan hatinya sebelum keinginanmu ini di jawab oleh orangtuanya."
"Aku mengerti mom." Ucap mark lalu kembali memakan makanannya dan berpikir apa yang akan membuat jungwoo tersekesan padanya.
#####
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Love (jaemren)
FanfictionNa Jaemin adalah anak satu-satunya keluarga mafia Na yang terkenal tidak tersentuh dan sangat bucin pada sang tunangan yang dijodohkan dengannya, Nakamoto Renjun, anak kedua dari mafia terkenal di Jepang. juga disertai perjalanan cinta anak bungsu k...
