Di sekolah terlihat lonceng keluar main telah berbunyi dan terlihat jeno, Haechan, daehwi ke kantin bersama, dan ketiganya melihat Samuel, Dery, dejun, Jung woo, Mark, sungchan dan shotaro telah berada di meja biasa lalu ketiganya langsung mendekat dan duduk di kursi yang masih kosong.
"Kau ingin makan apa Haechan?" Ucap jeno melihatnya dan itu membuat Haechan sedikit tersipu eia tak menyangka jantungnya akan berdebar karena jeno, apa itu berarti perasaannya pada Mark telah menghilang? Kenapa secepat itu? Apa selama ini dia hanya kagum pada Mark bukan mencintai sosok itu? Ntahlah Haechan pusing memikirkannya.
Semuanya melihat Haechan hanya diam saja dan tak menjawab jeno sama sekali.
"Ya! Apa kau mendadak bisu Seo Haechan!" Kesal Dery membuat Haechan mendelik pada kakaknya itu.
"Apa tidak suka?" Songong Dery.
"Kau sangat jelek Hyung." Ketusnya lalu membuang muka. Membuat semuanya tertawa kecuali Samuel.
"Haechan?" Ulang jeno kembali.
"Aku mau nasi goreng kimchi dan orange jus." Ucap haechan dan jeno pun melihat daehwi.
"Aku akan pesan sendiri saja jeno." Ucap daehwi sangat pelan Untung saja jeno bisa mendengarnya.
"Ba—" ucapan jeno terhenti karena dia melihat Samuel yang memberikan makanannya pada daehwi. Bahkan sih kecil itu juga menatap Samuel bingung sedangkan Jung woo hanya tersenyum kecil melihat kelakuan sepupunya itu.
"Ini apa hyung?" Bingung daehwi.
"Makanlah aku tidak selera. Lagian boros jika harus membuang makanan." Ucap Samuel datar lalu daehwi hanya menganggukkan kepalanya. Jeno yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya lalu diapun pergi untuk memesan makanan dia dan tunangannya.
"Kau sudah mulai perhatian sekali sepertinya Samuel." Goda Jung woo.
"Diamlah." Ketus Samuel membuat Jung woo tertawa dan diapun tersedak, dengan refleks tinggi mark langsung memberikan minumnya dan itu terlihat oleh semua yang ada di meja itu kecuali jeno. Jung woo lantas mengambil minuman Mark dan meminumnya separuh.
"Kualat." Ucap Samuel ketus. Jungwoo hanya mendelik pada Samuel dan diapun sadar kalau minuman yang dia minum bukanlah miliknya tapi Mark membuatnya tak enak pada dominan itu.
"Maaf Mark, minum mu." Ucap Jung woo, dan mark hanya tersenyum sembari mengangguk mengatakan tak apa-apa.
"Wah? Ada apa ini? Sepertinya ada cinta baru?" Ucap shotaro dan itu membuat mark tersedak dan jungwoo memberikan minuman milik Mark untuk diminum oleh dominan itu.
"Shotaro, diamlah. Kau menggangguku makan. Jika mau berbicara pindahlah." Ucap sungchan ketus.
"Cup cup cup sih cengeng malah nih? Baiklah taro akan diam." Ucap shotaro dan sungchan hanya mendengus. Sedangkan Haechan yang mendengar perkataan dari shotaro melihat kearah Mark yang jelas-jelas mencuri pandang pada Jung woo saat ini.
"Mark Hyung menyukai Jung woo Hyung? Tapi, kenapa aku tak sakit hati sama sekali?" Batin Haechan. Disaat bersamaan jeno datang dengan membawa makanannya dan Haechan lalu meletakkan dihadapan Haechan dan makanannya juga disebelah makanan milik tunangannya lalu duduk.
"Ayo dimakan."
"Hmm." Angguk haechan. Disaat bersamaan, ketenangan mereka terganggu karena wanita jalang yang datang dan bergelayut manja pada jeno, siapa lagi kalau bukan Park siyeon.
"Jeno? Nanti temani aku yok. Kita bisa pergi ke club. Aku juga bia memuaskanmu." Ucapnya menggoda tapi jeno hanya diam saja tak menanggapi bahkan dia melepaskan tangan siyeon tapi wanita itu tetap merangkul tangannya lagi dan lagi. Haechan yang melihatnya benar-benar terbakar api cemburu saat ini, hatinya benar-benar tak terima. Dery yang melihatnya benar-benar menatap tajam jeno, karena biar bagaimanapun jeleknya perlakuan Haechan dia tetap menyayangi adiknya itu.
"Lepas Park siyeon." Datar jeno dengan aura gelapnya. Membuat daehwi tersedak dan dengan cepat meminum minumannya.
Haechan lantas berdiri dari duduknya lalu diapun menarik rambut wanita itu.
"Akh! Lepaskan! Kau ini apa-apaan sih!" Kesalnya. Membuat suasana kantin riuh seketika. Untuk anak yang lainnya itu adalah hal yang baru tapi untuk rombongan itu, hal ini sudah biasa. Kalaupun ada submissive yang paling ditakuti, itu adalah Seo Haechan dan Nakamoto Renjun.
"Kau harusnya menjauh dari tunanganku, dasar jalang." Kesal Haechan lalu diapun menarik siyeon sampai berdiri, saat siyeon hendak menarik rambut Haechan juga, Haechan lebih dulu mendorongnya hingga terjatuh dan diapun mengambil sup yang sedang dimakan shotaro dan menyiramkan kuah yang masih panas itu pada siyeon.
"Aaarrrggggg PANAS!" Teriaknya sedangkan Haechan hanya menatapnya datar lalu diapun melemparkan mangkuk itu hingga pecah, sedangkan shotaro hanya bertepuk tangan karena Haechan masih mengerikan seperti kakaknya. Setelahnya Haechan tak memperdulikan siyeon yang dibawa ke rumah sakit oleh beberapa siswa lainnya dan diapun menatap jeno dengan berlinangan airmata, membuat jeno cukup kaget dengan perubahan tunangannya itu, hampir sama dengan renjun.
"Aku mau pulang jeno, hueeee...." Tangis Haechan seketika menggelegar, Dery yang melihat adeknya bersikap manja membulatkan matanya seketika. Dia tak percaya adiknya akan semudah itu bersikap manja pada orang lain, walaupun jeno bukan orang lain sih, tapi ini terlalu tiba-tiba baginya.
Jeno lantas berdiri dan tersenyum lalu diapun mengulurkan tangannya untuk bergandengan tapi Haechan menggeleng tidak mau dan diapun merentangkan tangannya sembari menatapnya memelas.
Jeno tidak tahan karena tunangannya benar-benar sangat menggemaskan sekali, lalu diapun menggendongnya begitu saja. Bahkan mereka yang melihatnya sedikit gemas karena perbedaan tubuh keduanya yang sangat pas satu sama lainnya.
"Daehwi tolong izinkan aku dan Haechan nanti pada guru. Hyung, aku bawa adikmu dulu. Nanti aku antarkan pulang." Ucap jeno lalu pergi.
"Ya! Kau jangan melakukan hal yang macam-macam pada adikku!" Teriak Dery tapi disaat bersamaan dejun menyuapi dery makanan miliknya membuat sang empu hanya bisa mendengus kesal pada tunangannya itu.
#####
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Love (jaemren)
FanfictionNa Jaemin adalah anak satu-satunya keluarga mafia Na yang terkenal tidak tersentuh dan sangat bucin pada sang tunangan yang dijodohkan dengannya, Nakamoto Renjun, anak kedua dari mafia terkenal di Jepang. juga disertai perjalanan cinta anak bungsu k...
