Happy reading!!!🤍
..............................
" Mau belajar udah kelewat pinter gue"
sombongnya
" Masih jam 8, ke supermarket Sabi kali ya?? Beli camilan, kan enak tuh nonton Drakor sambil nyemil, let's to the go, let's go" ucapnya sambil menyandra jaket yang tergantung di kursi, sepulang dari mall dia sudah mandi dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur karena sudah menuju malam, Clara sampai di rumah jam 6 sore kira2
Clara menuruni tangga dengan riang
" Non mau ke mana??" teriak Bi Inah
" Ke depan bentar bi" jawab Clara
" Hati-hati, minta anter mang Dadang nonnn" teriak Bi Inah khawatir entah di dengar atau tidak oleh sang empu
" Non non mau ke mana?? Mau emang antar???" tanya mang Dadang
" Gak usah mang cuman ke supermarket depan, Clara jalan kaki aja" jawab Clara santai tanpa melepas senyuman
" Tapi non-"
" Dadah mang Dadang " belum mang Dadang melanjutkan ucapannya Clara sudah berlari keluar gerbang sambil loncat-loncat kegirangan
" Dudududu Dudududu Dudududu" senandungnya riang yang dengan gabut nya dia berjalan sambil menghitung kendaraan yang lewat atau tidak pepohonan yang ia lihat
Setelah beberapa menit perjalanan entah berapa kendaraan dan pepohonan yang telah ia hitung akhirnya ia sampai di tempat tujuan, Clara masuk dan mengambil setiap makanan dan minuman yang menurutnya enak tidak berapa lama dia sudah mendorong sebuah troli yang sudah penuh dengan berbagai macam jajanan menuju kasir
" Semuanya jadi 450K kak" ucap sang kasir
" Sebentar bak" saat ia menyodok sakunya ia tidak menemukan dompet bahkan uang satu lembar pun bagai mana ini ia lupa membawanya
" Maaf kak bisa lebih cepat ada banyak orang yang perlu kami Layani di belakang" ucap sang kasir jengah karna menunggu pelanggan satu ini untuk membayar
" Berapa bak" tanya seorang pria dari belakang
" 450k mas" ucap sang kasir genit
" 450k " Ujar sang pria lalu menyodorkan uang cash
Clara masih dengan ke terdiaman nya
" Masih banyak yang ngantri di belakang, masih mau diem aja??" tanya sang pria
Clara akhirnya mengambil 2 kantung kresek belanjaannya lalu melangkahkan kakinya keluar dari sana mengikuti punggung sang pria
" Makasih, saya boleh minta no rekening mas nya entar saya transfer uang gantinya" ucap Clara
" Gak usah diganti gue gak miskin" jawab pria itu
" Sombong banget mas nya, tapi ni ya mas, mau masnya kaya ataupun miskin saya tetep mau ganti, soalnya saya gak mau punya hutang Budi sama orang lain" ucap Clara menjelaskan
" Terserah, jangan panggil gue mas" Ucap pria itu
" Terus manggil apa?? Om gitu??" balas Clara
" Lo gak kenal sama gue??" tanya pria itu
" Mana saya kenal orang kita juga baru ketemu" jawab Clara jujur
" Lo bener-bener Amnesia Ar??" tanya pria itu mengenal Clara
" Mas nya kenal saya??" Clara malah nanya balik
" Udah gue bilang jangan panggil gue mas" ucap pria itu frustasi
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI QUEEN JEROS
Sonstiges[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA ] ......... Teka-teki, fuzzle Queen Jeros bukan berarti dia adalah pemimpin suatu gank bukan juga kekasih seorang ketua Genk motor tapi julukan itu diberikan oleh sang Abang, Queen Jeros itu bagaikan berlian yang harus dijag...
