Happy reading!!!🤎
...........................
" Boleh juga tu bang sarannya, gak asik jadi protagonis gitu-gitu aja, gue lebih suka yang menantang iya gak jingga??" Jingga mengerutkan keningnya, apa maksud Clara pikirnya
" Ayo" ajak pri yang menuruni tangga, Clara belum menerima jawaban jingga
" Abang gue ganteng banget gila" ucap Clara tidak lepas menatap abangnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya takjub
" Bang elah tungguin princess ketinggalan ini" teriak Clara sambil sedikit mempercepat langkahnya karna malah ditinggalkan si Abang
" Mau ke mall mana??" Tanya Gelvan
" Terserah Abang lah, kan aku gak tau"
Gelvan menambah kecepatan mobilnya, beberapa menit kemudian sampai lah di sebuah mall yang cukup terkenal di kota itu
" Makasih Abang" ucap Clara karna di bukakan pintu oleh Gelvan
" Abang, gandeng dong entar adik dikau yang cantik ini hilang di karungin om om gimana" ucap Clara
" Ihhhh Abang, kayanya pulang dari sini kita ke tht" ucap Clara
" ngapain??" tanya Gelvan dingin
" Buat meriksa telinga Abang" Gelvan mengerutkan keningnya
" Gandeng" pinta Clara ulang
Gelvan terus saja diam dia gengsi kenapa gak langsung aja adiknya ini ngegandeng dia tanpa harus dia yang menyodorkan lengannya
" Ya udah deh aku jalan sendiri aja " ucap Clara lalu melangkah mendahului Gelvan sambil merutuki abangnya marah
Gelvan langsung menarik tangan adiknya lalu menuntunnya seperti ingin menyebrang
Clara tersenyum lebar lalu mengganti pegangan itu dengan gandengan di lengan abangnya tanpa menghilangkan senyumannya
" Abang lihat-lihat di sini dulu" pinta Clara berhenti di toko yang menjual pakaian branded
Gelvan mengangguk
" Boleh beli rok gak??" tanya Clara
" Jangan terlalu pendek" jawab Gelvan
" Oke abangg" Clara benar-benar tersenyum lebar
Dia terus berkeliling di toko itu mengambil pakaian yang ia suka lalu menunjukkannya kepada sang Abang jika abangnya tidak menyetujuinya Clara akan mengembalikannya lagi
" Cobain" ucap Gelvan sambil menyodorkan beberapa pakaian
" Oke bentar" jawab Clara lalu pergi ke bilik ganti
Clara keluar dengan rok kotak-kotak yang dipadukan dengan sweater puji yang berbulu warna hijau kebiruan
" Gimana Bang??"
Gelvan yang sedang pokus pada handphone nya mendongakkan matanya menatap adiknya
Gelvan menatap sang adik dari atas sampai bawah benar benar cantik batinnya
Gelvan mengangguk
Clara tersenyum lalu kembali ke bilik ganti untuk mencoba pakaian yang di sodorkan abangnya tadi
Setelah beberapa kali berganti dan memperlihatkannya kepada sang Abang hanya 1 rok yang tidak disetujui sang Abang karna terlalu pendek
Setelah itu mereka melanjutkan kembali shopping mereka, ralat bukan mereka tapi hanya Clara
" Ke sini" ajak Gelvan
Clara hanya menuruti lalu mengikuti langkah sang Abang
" Sweater lagi??"
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI QUEEN JEROS
Aléatoire[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA ] ......... Teka-teki, fuzzle Queen Jeros bukan berarti dia adalah pemimpin suatu gank bukan juga kekasih seorang ketua Genk motor tapi julukan itu diberikan oleh sang Abang, Queen Jeros itu bagaikan berlian yang harus dijag...
