Chapter 32

35.7K 2.6K 388
                                        

Happy reading guys!!!💛

Jangan lupa vote dan komen
Sebanyak-banyak nya 🥰

.............................................

Lanjut...

" Mau Abang anterin makannya ke sini atau kamu mau kebawah nanti?? " Tanya Gelvan di kamar Clara sedangkan Galvin berdiri di ambang pintu

" Nanti Ara ke bawah kok " ucapnya dengan senyum tipis

" Abang obatin dulu ya lukanya! " Ucap Gelvan melihat luka berdarah di kedua lutut dan di bagian tubuh lainnya seperti siku dan kening Clara

" Ara gak papa, obatin nya nanti aja " jawab Clara

" Ya udah Abang ke bawah dulu ya, hati-hati " ucap Gelvan di jawab anggukan oleh Clara, Gelvan khawatir karena Clara terlihat sangat lemas dia takut jika adiknya terjatuh

Tap

Tap

Tap

Gelvan dan Galvin menyusuri tangga dan kembali ke meja makan

" Ada apa sama adik kamu Van?? " Tanya Liliana

" Gak tahu mah, Ara belum cerita " jawab Gelvan lalu duduk di kursinya

" Maaf tuan Edgar acara makannya jadi terganggu " ucap Argo

" Bahkan saya memilih tidak akan makan jikalau hal tersebut terjadi pada putri saya, saya pasti menghentikan segala nya dan lebih fokus kepada dia " ujar tuan Edgar

"  Tuan Edgar mempunya seorang putri?? " Tanya Argo tidak tahu, Areksa sedari dulu memang tidak di perkenalkan ke media tujuannya tentu saja untuk menjaga nya dari musuh mangkanya identitasnya di luaran selalu disembunyikan atau di palsukan bahkan di sekolah Wiantara high school pun dia tidak menggunakan nama Wiantara di belakang namanya, Areksa hanya di kenal dengan siswa beasiswa yang memiliki IQ di atas rata-rata

" Jadi kapan anda akan menandatangani kontrak kerjasama kita?? " Tanya tuan Edgar, mengalihkan pembicaraan

" A-eh, bukankah lebih cepat lebih baik tuan " jawab argo sedikit terbata karena pertanyaan nya tidak di jawab itu berarti tuan Edgar tidak senang dengan pertanyaannya, dia harus menjaga ucapannya dia tidak ingin menghancurkan kesempatan ini, kesempatan untuk bisa bekerja sama dengan perusahaan sebesar MSK COMPANY yang tentu saja sangat menguntungkan untuk perusahaannya

" Sepertinya kita harus pindah, Gelvan!! " Ucap Reza, salah satu inti Jeros pada Gelvan

" Kita ke belakang " ajak Gelvan, lalu semua inti Jeros dan Calviros berdiri pergi dari sana

" Baiklah anda bisa datang ke perusahaan saya besok, sekertaris saya akan memberitahu anda untuk berkas-berkas yang harus anda bawa, tandatangan kontrak dengan kami sedikit berbeda dengan perusahaan lainnya, saya harap nanti anda bisa menyetujui semuanya termasuk konsekuensinya " ujar tuan Edgar

" Maksud anda?? " Tanya tuan Argo

" Anda tahu bukan menjalin kerja sama itu tidak mudah apa lagi dengan perusahaan saya ( Perusahaan besar ) karena setelah anda menjalin kerjasama dengan perusahaan saya ( Perusahaan besar ) anda akan memiliki banyak musuh " ujar tuan Edgar

" Tentu saja tuan, sebelum saya mengikuti tender itu saya sudah memikirkan segalanya, termasuk konsekuensi bekerja sama dengan perusahaan besar milik anda " sahut tuan Argo

" Anda harus memperkuat penjagaan untuk keluarga anda tuan Argo, saya juga akan mengirim beberapa anak buah saya untuk berjaga di sekitar rumah anda dan di sekitar anggota keluarga anda, kami akan menjamin keselamatan mereka sebagai rasa tanggung jawab kami " ujar tuan Edgar

TRANSMIGRASI QUEEN JEROSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang