Ren dinobatkan sebagai dewa disekolah. Melihatnya seperti itu membuat Laia merasa hidup didunia yang berbeda, tapi semua orang berhak menyukai siapapun didunia ini. sama seperti Laia yang tidak bisa mengatur pada siapa hatinya akan berlabuh
Setelah...
"Terus aia ngapain masih disitu, cepet ganti baju terus temenin Ren"
Laia mengerucutkan bibirnya lalu berjalan menuju tangga dengan kaki yang yang dihentak-hentakkan
Fiona geleng-geleng lalu tersenyum tidak enak pada Ren
Laia sudah berganti baju dengan kaos oversize dan celana pendek sepaha, dia membuka bekas kepangnya lalu mencepol rambutnya menggunakan jedai sejuta umat
Dengan wajah segar karena sudah cuci muka, dia turun ke tangga untuk menemani kakak kelasnya itu
Disana terlihat Ren sedang duduk sambil memainkan ponselnya dan entah mengapa cowok itu terlihat sangat tampan. Laia mengerjapkan matanya berkali-kali kemudian menampar pipinya sendiri, mengingatkan jika dia sama sekali bukan tipe Ren