BAB 20.Ayla

1.5K 70 1
                                        

#Milik_Ketua_Geng_Motor

VOTE SEBELUM MEMBACA!!!

Hargai karya orang.

-Hargai selagi ada,jangan di tangisi jika dia sudah tiada,itu sama saja meny1ksanya.

-Keynara Askia Smith.

🥝Happy Reading🥝

20:22

Sekarang Zea sedang menginap di rumah Azna karna tidak mungkin jika yang menginap Alvat,mereka berempat sedang bercanda gurau,melihat film kesukaan mereka.

"Sayang banget cuma kita berempat,kalau aja ada Key sama Aqila,dan Kak Kenzo sama Kak Renzo,pasti lebih seru yah Na,"ucap Zea.

"Mereka udah punya suami,"ucap Azna.

"Ehh,Key sama Ken belum nikah,"ucap Arvan.

"Tapi kan,Kak Kenzo udah nganggap Key sebagai istrinya,manjanya kebangetan katanya,"ucap Azna.

"Kok kalian bisa tau sih,"ucap Al.

"Ya jelas,Key suka cerita kok,"ucap Zea.

"Tapi Ken nggak pernah minta yang aneh-aneh kan sama Key?"tanya Al.

"Enggak,paling minta di peluk,itu yang paling aneh menurut kita,"jawab mereka berdua.

Ceklek!!!

Mata mereka berbinar melihat ke empat pasangan itu datang,siapa lagi kalau bukan Key dan Ken,Aqila dan Renzo.

"Aaa,akhirnya datang juga,Azna kira nggak mau nginep di sini,"ucap Azna.

"Iya,tapi kita tidur masing-masing yah,maksudnya cewek-cewek dan cowok sama cowok lagi,"ucap Arvan,Ken yang paling mengeluh di antara mereka karna tak bisa memeluk Key.

"Tenang lo bisa peluk gue kok,"ucap Renzo.

"Lo?ogah gue mah,"ucap Ken.

Ke empat cewek itu tertawa.

Sebelum tidur mereka menonton film horor terlebih dahulu besok adalah hari libur jadi bisa bergadang.

"Huuh,takut Kak Ken,"ucap Key bersembunyi di dada bidang Kenzo.

"Peluk aku by,kalau takut,"ucap Ken.

Namun tiba-tiba saja ada yang membuat mereka kaget bukan main.

"Aaa,Azna takut,"ucap Azna yang langsung memeluk Alvat.

"Ha!kok kayak cowok yah,bukan Zea,"batin Azna menoleh ke atas,terlihat Al sedang tersenyum padanya,ia tak tahu bahwa Zea sudah pindah tempat,di dekat Arvan,agar ada yang menakutkan langsung memeluknya.

"Maaaf,nggak sengaja,"ucap Azna malu,pipinya sudah benar-benar merah padam.

"Ciee yang malu,salah peluk orang,"ucap Arvan.

Azna hanya menutupi mukanya dengan bantal.

"Huaah,kita tidur yok,"ucap Key,mereka beempat tidur dan juga keempat cowok itu.

"Baik-baik di dalam sana tante-tante bakal tungguin kamu sampai kamu lahir,"ucap Azna mengusap perut rata Aqila.

"Jadi pengen hamil juga,"ucap Key.

"Kalian jangan seperti aku,nanti susah,biar aku saja yang menjalani bagaimana sekolah dengan keadaan hamil kayak gini,"ucap Aqila sedih.

"Masa depan,impian semua terhapus,karna kehamilan aku,bahkan cita-cita yang sedari dulu ingin ku capai sekarang tiada harapan lagi,mungkin jika sudah 5 atau 4 bulan kandungan aku,bakal berhenti sekolah sama Renzo,"ucap Aqila,tak terasa air mata menetes begitu saja.

"Sabar yah,Aqila kita bakal bantu kamu kok,kita akan bersama sampai kapan pun,"ucap mereka bertiga kompak,keempat cowok itu sudah tidur dalam satu kamar.

"Karna Key sama Aqila mirip,kita bakal namain keponakan kita Ayla kalau cewek,tapi kalau cowok terserah deh,"ucap Zea.

Tbc.

Next?

Milik Ketua Geng Motor(END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang