BAB 45.Bunda pulang

929 45 3
                                        

#Milik_Ketua_Geng_Motor

Vote dulu yahh

Happy Reading❤️

Karna tak tenang,dan terus memikirkan Key,akhirnya Ken pun memutuskan untuk pulang saja,karena pulang sore atau malam,bisa-bisa nanti malam dia tak bisa tidur bersama Key,apalagi di peluk.

"Yah,Ken mau pulang dulu yah,nggak tenang kalau kerja sedangkan Key masih marah sama Ken,"ucap Ken.

"Iya,kasian dia,biar Ayah saja yang mewakili mu dalam meting nanti sore,"ucap Ayah,Ken hanya tersenyum.

Dengan cepat ia berlari dari kantornya yang besar itu,melewati beberapa lantai,hingga akhirnya dia sampai dan masuk kedalam mobilnya.

Melajukan mobil dengan kecepatan tinggi,tak lupa mampir dulu ke warung seblak,dan tentu saja membeli telur gulung,dan membeli boba untuknya dan Key,ia pun melajukan kembali mobilnya.

•••

Di sisi lain Key sedang mendapati mood yang tak jelas,yaitu tiba-tiba saja ingin memakan seblak,telur gulung,dan boba.

"Aduh,pengen seblak,telur gulung sama boba,"ucap Key.

"Buat sendiri deh,"ucap Key lalu beranjak dari tempat duduknya,dan membuka kulkas,tapi saat melihat kulkas bahan-bahannya tidak lengkap semua,melainkan ada yang kurang,ia ingin membeli namun bodyguard sudah mengunci dirinya sendirian di masion itu,demi keselamatannya

"Ahk,sudah lah aku males,"ucap Key yang mengeluh.

"Krek!!!,"suara putaran kunci dari pintu utama,Key yang ingin tau pun cepat belari dari dapur hingga sampai ke pintu utama.

"Keyna sayang,"ucap Ken dari luar pintu.

Ceklek!!!

Pintu terbuka,namun Ken melihat Key masih menatapnya dengan tatapan datar saja.

"Nih,aku bawa seblak,telur gulung dan boba,"ucap Ken.

"Mana?"ucap Key lalu mengambil kantong kresek berwarna hitam itu.

"Nggak,sopan banget langsung ambil aja ihh,"ucap Ken.

"Yaudah,sini makan sama aku,tapi kenapa Kaka kok tau apa yang Key mau sih,padahal nggak di kasih tau loh,"ucap Key.

"Mau apa?gimana sih maksudnya,"ucap Ken.

"Jadi tadi itu Key mau banget makan semua ini,tapi bahannya ngak lengkap,terus Kaka bawa deh,seneng banget,"ucap Key.

Cupp

Ken pun sempat diam sejenak,dan tersadar saat Key mau menyuapi seblak itu ke m*lutnya.

"Enak banget Kak,beli di mana sih,"ucap Key yang memakan lahap seblak itu.

"Tempat biasa pas kita SMA dulu di sana,"ucap Ken.

"Pantesan enak banget,"ucap Key.

"Iya,emang enak,apalagi di suapin ayang kek begini,berkali-kali lipat enaknya,"ucap Ken.

Setelah makan Ken dan Key sedang berada di kamar utama.

"Tok..tok.."suara ketukan pintu.

"Bentar yah,kak Key bukain dulu mungkin Ayah pulang,"ucap Key,Ken hanya menganguk.

Ceklek!!!

Key terdiam sejenak,ia melihat perempuan yang sudah tak asing lagi di hidupnya.

"Keyna sayang,Bunda rindu banget sama kamu,"ucap Bunda Ken,yang memeluk Key.

"Itu siapa,kalau mama mertua kayak bukan deh,aku samperin aja deh,penasaran juga dia siapa,kok kayak udah kenal banget sama Key,"ucap Ken,yang menghampiri Key.

"B-bunda,apa ini bener Bunda?"tanya Key.

"Bunda siapa?"ucap Ken,lalu terkejut melihat perempuan itu.

"Kenzo,Bunda rindu banget sama kamu sayang,dan Ayah kamu di mana,"ucap Bunda.

"Key,kalau ini mimpi tolong jangan bagunin aku yah,soalnya aku rindu banget sama Almarhum Bundaku,"ucap Ken.

"Ini bukan mimpi sayang,ini Bunda beneran,sebenarnya Bunda belum meninggal,tapi paman wijaya yang menjarakan Bunda di ruangan bawah tanahnya,"ucap Bunda.

"Akan ku pastikan hidupmu tak lama lagi,paman Wijaya,"ucap Ken,mengempal kuat tangannya,sungguh menyeramkan.

Tbc.

Next?

Milik Ketua Geng Motor(END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang