bab 20

2K 88 0
                                    

Halo. Apa kabar?
Jangan lupa teken bintang & komen ya

-HAPPY READING-

∆∆∆

20. Pengungkapan.

"Aluna" saat ini Aluna dan Rafael sedang berada di taman belakang dikediaman keluarga Alexander dibawah gelapnya langit malam yang diterangi bulan dan bintang.

Aluna meminta, katanya baby-nya mau liat bintang. Beruntung, sekarang langit sedang tidak hujan dan menampakkan bulan dan bintang yang bersinar terang.

"Iya" Aluna menengok kebawah dan mendapati wajah tampan suaminya yang sedang berbaring di pahanya.

"Cantik" Aluna membuang mukanya dengan melirik kesana-kesini.

Rafael terkikik geli melihat gelagat Aluna. "Kenapa,hm?" Ucap Rafael dengan memegang wajah Aluna saat dirinya bangun dari tidurannya.

"Rafaa iihh!" Aluna menghempaskan tangan Rafaell.

"Uluh uluhhh cantik nya istri aku" Rafael terus menggoda Aluna dengan tampang tengilnya dan Aluna memukul pelan paha suaminya.

"Luna, kamu tau ..., Sebesar dan sebanyak apapun bulan dan bintang yang berada di atas sana, cuma kamu yang paling terang di hati aku" gombal Rafaell dengan menunjuk ke langit dan setelahnya menunjuk ke dadanya.

"Apa sih, gombal" ujar Aluna, tapi tak urung dirinya pun salting.

Rafael membawa tangan milik Aluna ke dadanya. "Naa, kamu bisa ngerasain kan, seberapa kencengnya hati aku berdetak sekarang?" ucap Rafaell serius dan Aluna mengangguk.

"Aluna, kalau boleh jujur. Aku cinta kamu ketika kita masih kecil. Aku kira saat itu cuma sekedar rasa suka dan nggak mau kehilangan kamu sebagai sahabat ternyata aku salah na ..., Saat kita SMP aku udah meyakinkan hati aku kalau aku memang benar-benar mencintai kamu" pengakuan Rafael dan Aluna tampak terkejut.

"Percaya sama aku na ..., Kalau hati aku udah milik kamu dari kita masih kecil sampai saat ini dan nanti" lanjut Rafaell.

Aluna dibuat salah tingkah dengan pengakuan Rafaell. Rafaell yang melihat rona merah di pipi istri sontak terkikik geli. "Luna cantik banget sih" goda Rafaell dengan mencolek-colek dagu Aluna.

"Rafa diem deh"

"Utuhhh utuhhh galak banget istri nya Rafa" Aluna langsung menubruk Rafaell dan menenggelamkan wajahnya pada dada bidang suaminya.

"Malu" cicit Aluna, Rafaell tertawa geli melihat tingkah Aluna dan Rafaell mengusap lembut rambut panjang Aluna.

"Luna, cinta Rafa nggak" tanya Rafaell sambil terus mengusap rambut Aluna. Aluna mengangguk dalam pelukan Rafaell.

"Luna cinta Rafa nggak?" Tanyanya lagi, karena tidak mendapatkan jawaban yang keluar dari mulut istrinya itu dan sekali lagi Aluna mengangguk.

Rafaell melepaskan tubuh Aluna pada pelukannya dan memegang kedua pundak Aluna dengan menatap mata Aluna dengan dalam. "Aluna ...," Panggil Rafaell dengan lembut.

"I-iya?" Ucap Aluna dengan gugup dan hatinya sedang berdisko ria.

"Kamu udah cinta sama aku?" Tanya Rafael sekali lagi, dan jawaban Aluna tetap mengangguk.

RAFAELL (HIATUS)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang