8

14.7K 406 5
                                        

Ray berjalan menuju ruang kerja nya dengan langkah yang berwibawa dan angkuh seperti biasa.

"Selamat pagi, Pak." Sapaan dari Araya membuat langkah Ray terhenti, tiba-tiba wajah nya memerah mengingat aksi nya beberapa hari yang lalu.

Dengan wajah nya yang memerah ia buru-buru memasuki ruangan nya, meninggal kan Araya yang hanya bersikap acuh dengan tingkah sang bos.

Sudah 4 hari terakhir bos nya menunjuk sikap yang aneh tak seperti biasanya, tapi Araya tak ambil pusing.

Araya justru senang, karena Ray tak menganggu nya lagi dengan tugas-tugas yang tak masuk akal dan sepele, atau meminta nya bekerja lembur di jam yang tak seharusnya.

Dua harian ini, Araya pulang dengan tepat waktu sesuai jam pulang atas suruhan bos nya sendiri.

Araya meregangkan tubuh nya, akhirnya pekerjaan nya selesai. Araya tinggal memberikan berkas yang perlu ditanda tangani oleh Ray dan setelah itu ia boleh pulang karena jam kerja nya sudah selesai sepuluh menit yang lalu.

Araya membawa berkas nya menuju ruangan CEO, sebelum masuk ke dalam Araya mengetuk pintu ruangan CEO terlebih dahulu.

Tok Tok Tok


"Permisi Pak, saya membawa berkas yang anda minta."

Berkas yang Araya bawa memang berkas yang diminta Ray pagi ini, Ray berpesan untuk segera menyelesaikan berkas nya hari ini juga.

Lima menit menunggu, Araya tak kunjung mendapat respon dari dalam.

Tok Tok Tok



Araya mengetuk pintu lagi, lebih kencang dari sebelumnya.

Sepuluh menit berlalu, Raya tak kunjung mendapat respon.

Akhir nya dengan penuh pertimbangan, Araya memutuskan untuk masuk kedalam.

Araya pikir, tidak mungkin Ray pulang di jam ini. Ray itu workaholic, ia bahkan terkadang tidur di kamar khusus yang ada diruangan CEO saking tidak mau nya meninggalkan pekerjaan.

Ceklek

"Permisi Pak, Saya masuk ya." Araya membuka pintu ruangan CEO.

"Ar-rayahh... Hnghhh.." Bersamaan dengan itu, desahan seseorang masuk kedalam telinga Araya.

Araya terdiam kaku, pemandangan di depan nya membuat Araya tercengang.

"Pak Ray...?"

Di kursi meja kerja nya, Ray sedang masturbasi sambil mendesahkan nama nya.










TBC

Crazy Boss or Crazy Secretary?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang