PART 4 | I SHOULDN'T KNOW

800 79 16
                                        

•HOME SICKNESS•

•I SHOULDN'T KNOW•

"Hao... Mau jalan-jalan gak? Kita jalan-jalan yuk!" kata Hanbin mengajaknya menikmati hari Minggu. Tak terasa sudah seminggu mereka berkuliah, terasa seru sejauh ini bagi mereka.

"Jalan-jalan ke mana?" tanya Zhang Hao.

"Ayo kita lihat-lihat sesuatu. Aku juga masih asing dengan Daejeon," kata Hanbin kekeuh ingin mengajak Zhang Hao jalan-jalan.

"Ok, aku siap-siap ya!"

Zhang Hao bangkit dari posisi tengkurapnya lalu berganti pakaian yang lebih pantas untuk pergi jalan-jalan. Begitupun dengan Hanbin, lagi-lagi Hanbin memilih sebuah pakaian yang ukurannya lebih besar daripada tubuhnya.

Zhang Hao melirik Hanbin yang berganti pakaian dan tertegun melihat tubuh Hanbin yang menurutnya indah. Ia pun juga punya tapi tidak sebesar tubuh Hanbin. Pantas saja Hanbin selalu memakai pakaian yang agak lebih besar tiap harinya agar ia tidak merasa sesak saat bergerak.

"Hao! Ih jangan dilihat!!" Hanbin menutup dadanya malu karena Zhang Hao melihatnya hingga tak berkedip.

"Maaf maaf," kata Zhang Hao langsung melihat ke arah sebaliknya. Telinganya memanas, menjalar ke pipinya.

"Udah, ayo!" kata Hanbin lalu Zhang Hao mengangguk namun kepalanya menunduk. Ia malu dengan Hanbin.

"Gemes banget sih ini orang."

"Tapi aku harus tahan diri dulu," 

...

"Hanbin, kita mau ke mana?" tanya Zhang Hao melihat Hanbin sibuk dengan ponselnya.

"Ke taman kota yuk!" saran Hanbin dan tak lama kemudian bus datang. Mereka akhirnya menaiki bus menuju ke area taman kota Daejeon.

"Bagus ya tamannya." Zhang Hao begitu menikmati suguhan pemandangan taman kota yang indah.

Taman ini sangatlah luas dan merupakan fasilitas terpadu untuk bersantai atau piknik dan sarana bermain anak-anak. Selain itu mereka di sana disuguhkan dengan berbagai macam tumbuhan berbunga indah dan pepohonan rindang. Di taman tersebut juga memiliki semacam sungai buatan yang membelah taman tersebut. Sungai tersebut memiliki muara yang digunakan orang-orang untuk merendam kaki sembari berbincang dengan kerabat. Selain itu juga terdapat berbagai ornamen lainnya dan beberapa bangunan kecil seperti kafe dan gedung serbaguna.

(Cari gambarnya susah, tapi kalau penasaran. Nama taman yang dimaksud adalah taman kota distrik yuseong-gu, Daejeon.)

"Lebih bagus kalau kita datang di musim semi atau musim panas," kata Hanbin tersenyum melihat pemandangan di depannya.

"Ayo kita jalan-jalan!" kata Hanbin.

Mereka lalu mulai berjalan beriringan. Namun Zhang Hao merasa sangat awkward dengan atmosfer di antara mereka. Ia melirik ke bawah dan tampak tangan Hanbin semacam gatal ingin memegang sesuatu.

"Kalau mau pegangan tangan boleh kok," kata Zhang Hao sembari tersenyum dan Hanbin memalingkan wajahnya malu. Tapi tidak dengan tangannya yang malah tertaut dengan tangan Zhang Hao.

HOME SICKNESS | BINHAO/HAOBIN [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang