•HOME SICKNESS•
•HIS PARENTS•
Pada akhirnya Zhang Hao mau pergi ke rumah Hanbin. Ia berpikir tidak ada salahnya pergi jalan-jalan sekaligus mengunjungi orangtua kekasihnya. Lagipula bukan dirinya yang mengajak melainkan Hanbin.
"Ayo Hao, nanti ketinggalan kereta loh." Hanbin melihat kekasihnya yang masih sibuk bersiap.
"Jauh ya stasiunnya? Aku udah siap kok," kata Zhang Hao menggendong tas ranselnya berisi baju-bajunya.
"Ya lumayan jauh sih. Ayo makanya," kata Hanbin menggandeng tangan Zhang Hao.
Mereka segera ke halte bus untuk naik bus menuju ke stasiun kereta. Nantinya mereka akan naik kereta cepat menuju ke stasiun Seoul, tempat Hanbin di besarkan.
Bagi Zhang Hao, ini adalah pengalaman pertamanya karena ia hanya pernah menapakkan kakinya di Incheon dan Daejeon saja. Ia belum pernah ke Seoul sama sekali.
"Ini pertama kali buatmu ke Seoul bukan?" tanya Hanbin di dalam bus.
"Iya, tapi aku penasaran sekali dengan Seoul sejak dulu. Senang rasanya kamu mengajak ke sana," kata Zhang Hao mengungkapkan rasa syukurnya.
"Nanti kalau kita sudah lulus dan kerja, juga mungkin kita masih bersama. Aku ajak ke China, kamu belum pernah kan?" tanya Zhang Hao.
"Udah. Aku pernah ke Shanghai sekali."
"Kirain belum pernah," kata Zhang Hao cemberut.
"Tapi China kan luas. Lagipula rumahmu bukan di Shanghai kan?" tanya Hanbin dan Zhang Hao mengangguk.
"Ya semoga saja kita bersama terus dalam waktu lama." Hanbin berharap akan hubungannya dengan Zhang Hao tak akan pernah kandas. Ia masih sangat mencintai Zhang Hao. Namun ia juga tahu masih terlalu dini untuk membahas hubungan-hubungan lainnya karena mereka baru saja berpacaran kurang dari sebulan.
"Ya semoga saja," kata Zhang Hao membalas lalu menyenderkan kepalanya ke bahu Hanbin.
"Jangan tidur. Nanti aja di kereta," kata Hanbin menggerak-gerakkan bahunya agar Zhang Hao tidak tidur di bahunya.
"Iihh.. sakit Hanbin.." keluh Zhang Hao merasa kepalanya berbenturan dengan bahu Hanbin.
"Iya. Makanya duduk yang bener biar gak tidur," kata Hanbin dan Zhang Hao mengangguk.
Mereka akhirnya hanya diam saja hingga bus tiba di halte depan stasiun kereta. Mereka langsung saja masuk ke dalam untuk check in tiket lalu kembali menunggu kereta cepat dari Daejeon menuju ke Seoul. Mereka akan menempuh lama waktu perjalanan kurang lebih 1 jam dengan jarak 160 km.
...
"Hao, bangun! Kita mau sampai loh," kata Hanbin mencolek pipi Zhang Hao yang tertidur di bahunya.
"Heung..."
Zhang Hao akhirnya perlahan bangkit. Ia lalu melihat kondisi sekitar sembari menunggu kesadarannya sepenuhnya kembali. Dan tepat setelahnya, kereta akhirnya berhenti di tujuan mereka.
"Ayo kita keluar.
Hanbin menggandeng Zhang Hao membelah kerumunan di kereta. Mereka akhirnya tiba di Seoul dengan selamat dan Hanbin bingung haruskah ia langsung menuju rumah orangtuanya atau menuju ke tempat lain dulu.
KAMU SEDANG MEMBACA
HOME SICKNESS | BINHAO/HAOBIN [END]
Fanfiction"They're curing each other from home sickness with their presence to each other." Warn! BXB Fanfic *Update tiap akhir pekan (bisa Jumat, Sabtu atau Minggu) Zhang Hao memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan meninggalkan tanah kelahirannya de...
![HOME SICKNESS | BINHAO/HAOBIN [END]](https://img.wattpad.com/cover/337575007-64-k506055.jpg)