•HOME SICKNESS•
•HANBIN•
Yuhu double up 🥳.
3 tahun yang lalu...
"Hanbin sayang, kalau misalnya tidak diterima. Jangan menangis ya sayang," kata sang ibunda memberikan pesan untuk sang putra.
Sang putra akhirnya memutuskan coming out pada dirinya dan sang suami saat hari ulangtahunnya. Saat itu mereka tentu shok, namun mereka hanya bisa memberi pesan-pesan untuk Hanbin menghargai mereka yang tidak seperti dirinya juga.
Dan hari ini adalah white day. Hari dimana seseorang akan mengirimkan hadiah yang biasanya coklat atau makanan ringan terutama Pepero pada orang yang disukainya sebagai ungkapan rasa cinta. Hanbin bercerita kalau dirinya menyukai seseorang di sekolahnya dan sang ibu hanya bisa mengiyakan sembari menitipkan pesan untuk diingat sang anak agar tidak kecewa dan tidak marah cintanya ditolak.
"Eh apa-apaan kamu?! Kamu gay??"
"Iya."
Teman-teman dari lelaki yang disukai Hanbin langsung tertawa terbahak-bahak. Tentu sang pujaan hati ikut tertawa mengejek, semua orang mengejek Hanbin yang berbeda dari mereka dan Hanbin langsung berlari menjauh. Ia akhirnya menangis di taman sekolah karena merasa malu.
Sejak saat itu dirinya tak ingin sembarangan membongkar identitasnya. Sebenarnya saat SMA, kata temannya ada seseorang yang menyukainya. Namun Hanbin memilih abai karena masih merasa sakit hati dan malu ketika semua orang mengejeknya.
.
"Hanbin. Ayo kita lari-lari pagi," kata Zhang Hao dan Hanbin mengangguk mengiyakan.
"Aku cuci muka dulu ya!"
Hanbin segera melesat pergi ke kamar mandi untuk cuci muka dan kembali ke Zhang Hao dengan senyumnya.
"Ayo Hao!" kata Hanbin bersemangat dan Zhang Hao mengangguk.
Mereka lalu segera pergi, mumpung matahari masih tampak malu-malu untuk memunculkan dirinya. Dan udaranya juga masih terasa sejuk. Sangat sesuai sekali untuk olahraga pagi.
"Hao bisa pakai itu?" tanya Hanbin menunjuk tiang untuk pull up.
"Bisa dong. Mau adu?" tawar Zhang Hao dan Hanbin mengangguk mengiyakan.
"Ayo, mulai!"
Mereka lalu mulai melakukan pull up dan bertanding tentang siapa yang bisa melakukannya dengan benar juga yang paling banyak. Awalnya Zhang Hao yang unggul namun dirinya yang malah kewalahan pada akhirnya.
"Aku capek..." kata Zhang Hao memijat bahunya yang terasa pegal dan ia memutuskan untuk melihat Hanbin saja yang masih betah melakukannya.
"Hao! Bisa begini?" tanya Hanbin lalu menunjukkan kebolehannya dalam memanfaatkan tiang pull-up. Mulai dari pull up dengan satu tangan hingga menggunakan kakinya untuk mengangkat tubuhnya dan berbagai trik sulit lainnya.
"Woah...." Zhang Hao kagum dengan kemampuan temannya tersebut.
Setelah merasa cukup, Hanbin turun dari tiang tersebut. Ia tersenyum bangga melihat Zhang Hao kagum padanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
HOME SICKNESS | BINHAO/HAOBIN [END]
Fiksi Penggemar"They're curing each other from home sickness with their presence to each other." Warn! BXB Fanfic *Update tiap akhir pekan (bisa Jumat, Sabtu atau Minggu) Zhang Hao memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan meninggalkan tanah kelahirannya de...
![HOME SICKNESS | BINHAO/HAOBIN [END]](https://img.wattpad.com/cover/337575007-64-k506055.jpg)