MSIAGD 4 - Meet Yoo Family

499 138 98
                                        

@Di Mobil Jeongyeon

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

@Di Mobil Jeongyeon.

"Ya Tuhan! Apa yang harus aku lakukan dengan 50 juta won itu?"

Nayeon tak berhenti tersenyum. Melamun dengan sejumlah besar uang yang akan didapatkannya . Dia harus merencanakannya dengan matang dan tentu saja memberi sebagian untuk Tzuyu. Dongsaengnya butuh uang untuk studinya.

"Ya Tuhan! Apa dosa ku di kehidupan sebelumnya? Kau mengatur ku untuk bertemu dengan orang yang salah!" Di sisi lain, Jeongyeon merutuk karena telah mengajukan tawaran bodoh kepada Nayeon, sang Gold Digger. Dari waktu ke waktu Jeongyeon terus melirik ke arah Nayeon. Dia tampak begitu bahagia dengan dunianya sendiri. Setiap kali Nayeon balas tersenyum, Jeongyeon akan menggelengkan kepala. Berusaha menyangkal bahwa dia sudah membawa penggali emas ke dalam hidupnya.

"Yak! Jangan menatapku seperti itu!" pekik Nayeon. Mulai kesal ketika Jeongyeon sering melontarkan tatapan aneh padanya.

"Apa? Kaulah yang sangat menyebalkan!" Jeongyeon mendesis.

"Aku tidak melakukan apapun padamu," balas Nayeon mengernyit. Ekspresi merajuk terlihat jelas ketika gadis itu melipat tangannya dan memalingkan muka.

"Aku ngga paham, kenapa aku harus bertemu denganmu disaat-saat seperti ini."

"Ini disebut takdir!"

"Tidak, ini bukan takdir. Ini disebut bencana! Bencana besar bertemu dengan seorang Gold Digger sepertimu."

"Yak! Kau sendiri yang nawarin uang sebanyak itu. Aku ngga pernah memintanya darimu." Nayeon tidak tahan lagi. Baginya, Yoo Jeongyeon terlalu berlebihan.

"Terserah! Pokoknya, kau harus membuat rencana malam ini berhasil. Dan setelah itu, aku tak ingin ada urusan denganmu." pasrah, Jeongyeon menghela napas. Membicarakan perihal uang membuatnya tambah sakit kepala.

"Aku akan mengikuti semua rencanamu, tapi beri aku check dulu," seringai Nayeon. Gantian mengancam Yoo Jeongyeon.

"Nope. Kau tidak akan memilikinya sampai tugasmu selesai."

"Kalo gitu, aku ngga mau bantu. Pergi dan cari gadis lain sana. Aku bertaruh, takkan ada gadis yang mau membantu orang pelit sepertimu!" Nayeon memamerkan senyum sinisnya. Dia merasa lucu ketika tahu Jeongyeon tidaklah punya pacar. Pertanyaannya adalah, siapa sih yang mau berkencan dengan tomboi sombong seperti Yoo Jeongyeon? Jawabannya TIDAK ADA!

"Shit!" Jeongyeon menggertakkan giginya, marah.

"Kau sangat putus asa, iya kan?" Nayeon menyerang. Tidak peduli jika Jeongyeon memelototinya dengan tatapan maut sekalipun.

"Diam!" kontan, Jeongyeon mengeluarkan agresinya dengan meninju kemudi. Tindakan yang random itu cukup membuat Nayeon terkejut.

"Hah~ arasseo. Aku akan membantu mu dan aku akan mengambil checknya setelah selesai."

𝑴𝒚 𝑺𝒘𝒆𝒆𝒕𝒉𝒆𝒂𝒕 𝑰𝒔 𝑨 𝑮𝒐𝒍𝒅 𝑫𝒊𝒈𝒈𝒆𝒓 [𝟐𝒀𝒆𝒐𝒏]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang