Part 09

7K 608 45
                                        

Suasana diantara Haechan dan member WayV nampak canggung setelah pengakuan dadakan dari Ten. "Tentang itu tadi....".ujar Ten dengan nada bingung, karena ia tidak tahu harus bilang apa.

Namun Haechan langsung tersenyum, "tidak apa, hyung pasti hanya mencari alasan agar wanita itu tidak menganggumu bukan" jawab Haechan.

Grep

Ten langsung memegang tangan Haechan dengan sedikit erat, "aku serius Haechan, tidakkah kau menyadari bagaimana perasaan ku selama ini padamu" ujar Ten yang membuat Haechan terdiam.

"Hyung kau serius?" Tanya Haechan yang membuat Ten mengangguk sembari tersenyum, ia lalu menarik Haechan agar duduk disampingnya.

"Aku tahu ini terlalu cepat dan tiba-tiba, tapi Haechan aku sudah lama menyukai mu" jawab Ten yang membuat Haechan terdiam seraya menggigit bibirnya.

Melihat hal itu Ten lalu mengelus pelan bibir Haechan, "jangan digigit nanti luka" ujar Ten yang benar-benar membuat jantung Haechan berdebar dengan kencang.

"Jadi?" Tanya Ten seraya menatap Haechan dengan penuh minat, sedangkan member WayV yang lainnya juga menunggu dengan was-was jawaban Haechan.

Namun Haechan malah berdiri, "Aku ada urusan, aku pergi dulu ya hyung" jawab Haechan sebelum berlari kencang.

Wiiinggggg

Member WayV menatap kepergian Haechan dengan melongo, "itu tadi apa dia menolakku?" Tanya Ten pada member yang lainnya. Namun Kun langsung menggelengkan kepalanya, "tidak ia belum memberikan mu jawaban" jelas Kun yang membuat Ten mendesah lega.

"Kita cari dia, akan jadi masalah kalau dia nyasar atau hilang entah kemana" ujar Winwin yang disetujui oleh yang lainnya.

Sedangkan objek yang dicari sekarang tengah duduk di dalam toilet seraya memegang dadanya dengan erat. "Berdebar lagi, jantung sialan dengan Renjun berdebar, dengan Kun hyung berdebar, dengan Taeyong hyung berdebar dan sekarang Ten Hyung pun berdebar" racau Haechan seraya meremas dadanya dengan kuat.

"Tapi Ten hyung marah tidak ya, aku lari tiba-tiba begitu" batin Haechan sebelum ia mengusak rambutnya kasar. "AAAKKKHHH, OTTOHKE" teriak Haechan kencang.

Sedangkan enam orang pria yang ada diluar bilik kamar mandi Haechan sedang menahan senyum mereka karena racauan Haechan. Ya mereka menemukan Haechan tidak sampai lima menit, mereka cukup mengenal bahwa Haechan akan mencari tempat untuk meluapkan perasaannya di tempat yang tertutup.

Cklek.

"AKKKHHHH" teriak Haechan heboh saat melihat member WayV ada di depan pintu kamar mandi, ia hampir menutup pintu kamar mandi lagi sebelum dengan cepat Yangyang mencegahnya.

"YANGYANG SINGKIRKAN KAKIMU" teriak Haechan heboh, namun bukannya menyingkirkan ia malah menarik tangan Haechan hingga lelaki manis itu terjatuh dalam dekapan Yangyang.

Dan tanpa kesulitan sama sekali, Yangyang bahkan sudah mengangkat tubuh Haechan untuk duduk diatas wastafel cuci tangan. "Untuk apa bersembunyi" ujar Yangyang yang membuat Haechan menundukkan kepalanya dan tidak bersedia menatap pada Yangyang, namun saat mengalihkan tatapannya ke kiri ada Ten dan Winwin di kanan ada Hendery dan Kun. Sedangkan yang dibelakang Yangyang ada Xiaojun.

"Jangan merasa terbebani, hyung akan menunggu sampai kau merasa lebih baik dan bisa memberikan hyung jawaban" ujar Ten yang membuat Haechan hanya diam.

"Tapi..." Ujar Haechan dengan nada ragu-ragu.

Ten tersenyum seraya mengusak rambut Haechan, "hyung sudah bilang jangan dipikirkan" lanjut Ten yang membuat Haechan mengangguk pelan.

Setelah kejadian itu mereka masih makan malam sesuai rencana, namun dengan keadaan yang lebih tenang. Lebih tepatnya Haechan yang banyak melamun dengan pikiran-pikiran rumit di otaknya. Baru setelahnya membeli handphone baru untuk Haechan setelah kemarin handphonenya meski diperbaiki dan masih bisa dipakai, tapi modelnya sudah ketinggalan zaman kata Xiaojun.

Crazy Relationship Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang