Ruang UGD sedang penuh dengan member NCT yang begitu panik saat kondisi Haechan yang tiba-tiba kejang hingga mulutnya berbusa. "Sudah setengah jam, kenapa masih belum ada kepastian tentang keadaan Haechan" ujar Doyoung seraya meremat tangannya.
Rasa khawatir bukan hanya menyerang Doyoung percayalah setiap dari mereka saat ini tengah takut setengah mati, saat menunggu Haechan. Bahkan Mark tidak berhenti untuk berdoa sejak tadi, sejak datang kerumah sakit ia duduk dalam diam seraya menangkupkan tangannya.
Drtttt
Drtttt
Taeyong mengerutkan keningnya saat melihat managernya menelpon, tanpa banyak bicara ia menjauh dari member yang lain dan menerima telpon itu. Hanya sebentar Taeyong sudah kembali namun dengan mood yang lebih buruk, tatapannya begitu tajam saat ini.
"Sesuatu terjadi?" Tanya Yuta dan Taeyong langsung menghela nafasnya dalam.
"Keluarga Haechan berulah, adiknya melaporkan Haechan pada polisi dengan kasus kekerasan. Haechan dituduh menyakiti ibunya sendiri dengan menghantam kepala wanita itu dengan vas" jelas Taeyong yang membuat mereka semua menatap Taeyong bingung.
"Haechan tidak akan berbuat sejauh itu kalau saja mereka tidak keterlaluan" ujar Jaehyun yang disetujui oleh yang lainnya, mereka tahu dengan jelas bagaimana sikap keluarga Haechan padanya.
"Sebenarnya apa yang sudah terjadi pada Haechan?" Tanya Kun dengan nada bingung, "padahal hari ini kami baru saja bersenang-senang, tapi tawanya bisa hilang sekejap ini" lanjut Kun yang membuat mereka semua terdiam.
"Wali dari pasien" panggilan dari seorang perawat membuat mereka menoleh dan menatap perawat tersebut.
"Saya" ujar Taeyong seraya mendekat sedangkan yang lain, hanya berdiri menunggu.
"Dokter setelah ini akan selesai, ada yang perlu beliau sampaikan atas kondisi pasien" ujar perawat tersebut, "serta pasien sudah kami pindahkan ke kamar rawat, untuk administrasinya silahkan diurus" jelas perawat tersebut.
"Aku akan menyelesaikan administrasinya" ujar Chenle seraya berjalan pergi dengan Jisung.
Selepas kepergian keduanya, tidak lama dokter lalu keluar, "dokter" panggil Jaehyun yang dibalas anggukan pelan oleh dokter tersebut.
"Kondisi pasien sedikit mengkhawatirkan namun untuk saat ini ia dalam kondisi baik, dan racun yang ada di dalam tubuhnya telah kami keluarkan" ujar dokter yang membuat mereka semua menatap sang dokter dengan tatapan bingung.
"Racun?" Tanya Winwin dengan nada tidak percaya.
"Sebenarnya bisa dibilang pasien mengkonsumsi sejenis obat aphrodisiac dengan dosis berlebih, hingga menyebabkan kejang dan muntah-muntah" penjelasan dari dokter membuat mereka semua merasa emosi.
"Dan untuk luka-luka luarnya, dua minggu masa pemulihan maka semuanya akan baik-baik saja" jelas sang dokter, "namun untuk beberapa hari kedepan, pasien masih harus diawasi dengan ketat" ujar dokter sebelum pergi. Mereka semua menunduk dengan sopan mengantarkan kepergian dokter tersebut.
BUAKH
Johnny melampiaskan amarahnya dengan meninju dinding, Jisung dan Chenle yang sudah kembali pun sudah diberitahu oleh Yangyang tentang penjelasan dokter. Setiap dari mereka memilih untuk diam sejenak mencoba meredam amarah yang ada di hati mereka.
"Jadi wanita tua itu meracuni Haechan dengan obat perangsang hanya untuk ia jual putranya pada lelaki tua tadi" ujar Jaemin dengan senyum dingin, yang juga menjadi pemikiran semua member.
"Dan alasannya jelas hanya untuk uang" sambung Jungwoo.
"Woah, setelah berbuat sekeji itu ia masih bisa melaporkan putranya" ujar Hendery seraya tertawa pelan sedangkan sorot matanya begitu tajam, namun percayalah jika fans Hendery melihat tawa tersebut bukannya kagum mereka akan menatap lelaki tampan itu dengan ngeri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Relationship
FanfictionHaechan tahu ia tidak menawan, wajahnya tidak setampan Taeyong atau Jaemin, atau mungkin mempesona seperti Winwin, Renjun atau Yuta. Tapi apa ia tidak pantas dicintai, kenapa setiap orang yang ia cintai selalu meninggalkannya ! Apakah ada seseorang...
